Donald Trump Membenci Semua Orang di Gedung Putih

Chaerunnisa Suara.Com
Kamis, 12 Oktober 2017 | 07:50 WIB
Donald Trump Membenci Semua Orang di Gedung Putih
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di Markas Besar PBB di New York, AS, Selasa (19/9/2017). [AFP/Jewel Samad]

Suara.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diduga mengatakan kepada seorang anggota staf terdekatnya bahwa dia membenci semua orang di Gedung Putih. Sang Presiden dilaporkan mulai merasa seperti itu karena semakin banyak pejabat Washington secara terbuka menyuarakan penghinaan mereka terhadapnya.

"Saya membenci semua orang di Gedung Putih! Ada beberapa pengecualian, tapi saya membenci mereka," ungkap dua sumber menirukan ucapan Trump kepada kepala keamanannya kepada Vanity Fair. 

Namun, Gedung Putih jelas membantah kabar itu.

Pernyataan ini terjadi setelah Senator Partai Republik Bob Corker menyebut Gedung Putih saat ini telah berubah menjadi tempat penitipan bagi orang dewasa yang bertingkah layaknya bayi. Ini merupakan respon atas pernyataan yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Sayangnya, saat ini Gedung Putih telah menjadi pusat penitipan bayi dewasa. Seseorang jelas telah melewatkan giliran jaga mereka pagi ini," kata Corker melalui akun Twitternya.

Trump lantas membalas Tweet tersebut dengan menyebut Corker sebagai 'orang bodoh'.

"Gagal @nytimes mengatur Bob Corker dengan merekam pembicaraannya. Apakah dibuat untuk membodohi orang bodoh, dan itulah yang sedang saya hadapi!" kicaunya.

Sekadar diketahui, Corker dan Trump memang telah berbalas pernyataan sejak saat itu. Ini semua diawali dengan kritik yang dilontarkan Cooker terhadap pemerintahan Trump.

Dalam wawancaranya dengan The New York Times, Corker mengkritik Trump yang mengumbar "serangkaian barbar publik". Politikus yang memimpin Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS ini dalam wawancara sekitar 25 menit mengatakan bahwa Presiden Trump bertindak seolah-olah dia sedang melakukan "The Apprentice", reality show televisi yang pernah diselenggarakannya.

Baca Juga: Iran: Donald Trump dan Abu Bakr al-Baghdadi seperti 'Anak Kembar'

Corker menolak gagasan Trump mungkin menggunakan komentar provokatif tentang Korea Utara untuk memajukan perundingan AS yang dilakukan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson.

Tidak lama kemudian, Trump membalas pernyataan Corker. Melalui akun twitternya Trump menyebut pernyataan Corker hanyalah bentuk kekecewaan, karena dia telah menolak sejumlah permintaan Corker. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI