Sebelum Dimasukkan Wajan, Rachel Sejak Kecil Dikasari Nenek Tiri

Siswanto

Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:02 WIB
Sebelum Dimasukkan Wajan, Rachel Sejak Kecil Dikasari Nenek Tiri
Rachel Herliani (11) diceburkan ke minyak panas di rumahnya, kawasan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. [Facebook/Yuni Rusmini]

Suara.com - Rachel Herliani (11) ternyata sejak kecil sering mendapat kekerasan fisik dari nenek tiri, Kosiah (69). Sejak usia 1,5 tahun, Rachel tidak tinggal bersama orangtua. Dia dititipkan di rumah Kosiah di Gang Lebak I, RT 3, RW 5, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Bandung, Jawa Barat.

"Sering dipukul sering. Disuruh sering juga. Makanya dianaiaya sejak dulu sejak ibunya ke Arab, dan saya tahu anak saya dikerasin juga dengar dari tetangga-tetangga neneknya itu kan kedengeran," kata ayah Rachel, Kusdinan, saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/10/2017).

Rachel dititipkan di rumah nenek tiri lantaran ibunya menjadi ternaga kerja wanita di Arab Saudi, sedangkan Kusdinan merantau ke Jakarta.

Setiap bulan, Kosiah mendapatkan kiriman uang dari ibu dari Rachel. Uang tersebut untuk membiayai kebutuhan sehari-hari Rachel.

Belakangan terungkap, ternyata uang tersebut tidak digunakan untuk mengurus Rachel.

Rachel jarang masuk sekolah karena diminta untuk membantu kebutuhan nenek tiri di rumah.

Kusdinan mengatakan sebenarnya sudah lama mengetahui tindakan kasar Kosiah. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak karena Kosiah melarangnya membawa Rachel pulang.

"Saya jenguk, tapi nggak dikasih bawa. Katanya kan ini anak udah dari kecil saya rawat masa nggak ada imbalannya," kata dia.

Kasus kekerasan terakhir ini membuat Kusdinan tak tahan lagi untuk tidak membawanya ke polisi. Betapa tidak, Kosiah menyelupkan wajah Rachel ke wajan yang tengah dipakai untuk menggoreng rengginang. Akibatnya, wajah Rachel melepuh.

Kosiah kemudian diciduk polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan. (Maidian Reviani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×