Dua Bom Meledak di Jantung Kota Somalia, 85 Orang Tewas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Oktober 2017 | 21:22 WIB
Dua Bom Meledak di Jantung Kota Somalia, 85 Orang Tewas
Serangan bom di Somalia, Sabtu (14/10/2017). (AFP)

Suara.com - Korban tewas akibat dua bom yang meledak di perempatan padat kendaraan di jantung ibu kota Somalia, Mogadishu, Sabtu (14/10/2017) waktu setempat terus bertambah. Saat ini menjadi 85 orang.

Serangan bom tersebut menjadi peristiwa paling mematikan sejak gerilyawan mulai mengangkat senjata melawan pemerintah satu dasawarsa lalu.

Presiden Mohamed Abdullahi Famaajo menetapkan 3 hari masa berkabung nasional. Dia meminta warga menyumbangkan darah.

Dia juga menyeru masyarakat membantu korban serangan tersebut.

Kepolisian mengatakan bahwa truk membawa bom meledak di depan hotel di perempatan K5 dekat dengan gugus gedung pemerintahan, restoran, dan kios. Ledakan itu meratakan sejumlah bangunan dan membuat puluhan kendaraan terbakar. Dua jam kemudian, satu bom lain meledak di distrik Medina, kota sama.

"Jumlah korban tewas naik menjadi 85 orang. Sementara ini data menunjukkan sekitar 100 orang terluka," kata polisi Mohamed Hussein kepada Reuters. Dia memperkirakan jumlah korban naik kembali.

Kepolisian setempat sebelumnya menerangkan korban tewas mencapai 22 orang. Pada Minggu, kepolisian dan petugas penyelamat berupaya mencari para korban di dalam timbunan reruntuhan gedung. Mereka berhasil mengangkat puluhan mayat, yang sudah tidak bisa dikenali identitasnya, pada malam sebelumnya.

Di sisi lain, ratusan orang mendatangi lokasi pengeboman untuk mencari anggota keluarga mereka yang hilang. Pihak kepolisian sendiri sudah membatasi area tersebut karena alasan keamanan. Belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab. Meski demikian, kelompok bersenjata Al Shabaab, yang berafiliasi dengan Al Qaeda, sering menggelar serangan di ibu kota dan daerah lain di Somalia.

Al Shabaab kini tengah bergerilya melawan pasukan pemerintah yang dibantu oleh tentara Uni Afrika dengan tujuan menggulingkan pemerintahan dan menerapkan aturan agama sesuai dengan interpretasi mereka.

baca juga

Al Shabaab menguasai Mogadishu selama empat tahun antara 2007 hingga 2011. Mereka mundur saat mendapat serangan balasan dari pasukan perdamaian kiriman Uni Afrika, yang juga berhasil mengusir Al Shabaab dari daerah kekuasaan mereka. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ledakan Susulan di Somalia, Satu Orang Tewas

Ledakan Susulan di Somalia, Satu Orang Tewas

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 06:53 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri, Tujuh Orang Tewas di Mogadishu Somalia

Serangan Bom Bunuh Diri, Tujuh Orang Tewas di Mogadishu Somalia

News | Jum'at, 29 September 2017 | 07:16 WIB

Pengusutan Ledakan KUA Sidareja Melibatkan Densus 88

Pengusutan Ledakan KUA Sidareja Melibatkan Densus 88

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 15:33 WIB

Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas

Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas

News | Senin, 26 Juni 2017 | 00:19 WIB

Sebelum Ditembak Ledakkan Stasiun Brussels, Pelaku: Allahu Akbar

Sebelum Ditembak Ledakkan Stasiun Brussels, Pelaku: Allahu Akbar

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 07:21 WIB

Polisi Tingkatkan Pengamanan di Pusat Bisnis dan Perbelanjaan

Polisi Tingkatkan Pengamanan di Pusat Bisnis dan Perbelanjaan

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:43 WIB

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 10:25 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom di Kampung Melayu

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom di Kampung Melayu

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 08:09 WIB

BIN Butuh Kerjasama Semua Elemen Untuk Perangi Terorisme

BIN Butuh Kerjasama Semua Elemen Untuk Perangi Terorisme

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:50 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×