Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas

Syaiful Rachman

Senin, 26 Juni 2017 | 00:19 WIB
Peledak Dikira Mainan, Enam Anak di Pakistan Tewas
Aparat dan petugas medis berkumpul di sekitar lokasi ledakan bom [AFP]

Suara.com - Enam anak tewas di desa di Pakistan barat laut pada Minggu saat mereka mengambil peledak, yang terlihat seperti mainan, kata pejabat.

Sedikitnya 31 orang, termasuk beberapa anak-anak, cacat atau terbunuh dalam ledakan, yang diakibatkan peledak disebut IEC, sejak 2016 di wilayah Waziristan Selatan, bagian dari daerah kesukuan Pakistan, kata pejabat tinggi pemerintah Muhammad Sohaib.


Muhammad Umer, yang keponakannya termasuk satu dari dua anak-anak terluka dalam ledakan tersebut, mengatakan bahwa anak-anak sedang bermain saat menemukan sesuatu, yang tampak seperti mainan.

"Empat dari mereka meninggal di tempat, satu dalam perjalanan ke rumah sakit, dan satu lagi di rumah sakit," katanya.

Pejabat tinggi pemerintah Muhammed Sohaib mengatakan pihak berwenang akan memberikan ganti rugi kepada keluarga dan membayar biaya pengobatan anak-anak itu.

Pada Sabtu, dua anak terbunuh di desa terdekat ketika menginjak ranjau darat saat bermain di ladang.

Lebih dari satu juta orang mengungsi dari wilayah tersebut setelah tentara Pakistan mulai memerangi Taliban pada tahun 2009, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa. Banyak yang kembali ke rumah tahun ini, sering ke desa yang tinggal tersisa puing-puingnya.

Penduduk Waziristan Selatan sering harus menempuh perjalanan lima sampai enam jam untuk mendapatkan perawatan kesehatan dan rumah sakit di ibu kota kabupaten Wana memiliki perlengkapan kesehatan yang sangat kurang.

Pada Jumat, sedikitnya lima orang tewas dan 14 orang lagi cedera dalam ledakan bunuh diri di dekat satu pos pemeriksaan polisi di Kota Quetta di bagian barat-daya Pakistan.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Balochistan di bagian barat-daya Pakistan Anwaar ul Haq Kakar, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Seorang pembom bunuh diri menabrakkan satu kendaraan yang berisi peledak ke satu pos pemeriksaan di dekat kantor kepala polisi provinsi itu.

Beberapa regu penolong, pasukan keamanan dan polisi bergegas ke lokasi ledakan dan mengangkat korban tewas serta cedera ke Rumah Sakit Sipil Quetta, Ibu Kota Provinsi Balochistan.

Pengawas Medis Rumah Sakit Sipil Farid Ahmad mengatakan sejauh ini lima mayat dan 14 orang yang cedera telah dibawa ke rumah sakit tersebut, menurut laporan Xinhua.

Menurut laporan media setempat, dua polisi termasuk di antara korban yang tewas sementara dua anak kecil juga cedera dalam ledakan itu.

Pasukan keamanan dan polisi telah menutup lokasi ledakan dan daerah sekitarnya.

Kakar mengatakan bahwa mereka menerima laporan mengenai masuknya kendaraan berisi peledak ke dalam kota tersebut dan pengamanan ditingkatkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada ISIS, Pakistan Kerahkan 15 Ribu Tentara Jaga Proyek Cina

Waspada ISIS, Pakistan Kerahkan 15 Ribu Tentara Jaga Proyek Cina

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 20:16 WIB

Tak Ada Korban WNI di Serangan Bom Quetta dan Parachinar

Tak Ada Korban WNI di Serangan Bom Quetta dan Parachinar

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 20:51 WIB

Pakistan Diguncang 4 Aksi Serentak Bom Bunuh Diri dan Penembakan

Pakistan Diguncang 4 Aksi Serentak Bom Bunuh Diri dan Penembakan

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 01:00 WIB

Sebelum Ditembak Ledakkan Stasiun Brussels, Pelaku: Allahu Akbar

Sebelum Ditembak Ledakkan Stasiun Brussels, Pelaku: Allahu Akbar

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 07:21 WIB

Terkini

Sempol Naik Kelas, Jajanan Pinggir Jalan yang Kini Diburu Kreator Kuliner

Sempol Naik Kelas, Jajanan Pinggir Jalan yang Kini Diburu Kreator Kuliner

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 22:35 WIB

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:20 WIB

Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?

Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 22:19 WIB

Inpres Larangan Bakar Hutan Segera Terbit, Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Inpres Larangan Bakar Hutan Segera Terbit, Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:14 WIB

Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dapat Dukungan Jasa Tirta I

Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dapat Dukungan Jasa Tirta I

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:10 WIB

Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi

Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi

News | Jum'at, 04 September 2026 | 22:07 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 20:00 WIB

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 19:55 WIB

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:46 WIB

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

×