Teroris Bawa 2,5 Ton Bahan Peledak di Kontainer

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 Oktober 2017 | 04:05 WIB
Teroris Bawa 2,5 Ton Bahan Peledak di Kontainer
Ilustrasi bom bunuh diri (Shutterstock).

Suara.com - Seorang lelaki yang dituduh sebagai teroris membawa 2.500 kg atau 2,5 ton bahan peledak di Kabul, Afghanistan. Bahan peledak itu dia bawa di sebuah kontainer.

Bahan peledak itu disembunyikan di bawah kotak tomat. Sementara ketahuan saat polisi melakukan pemeriksaan. Bahan peledak itu disimpan di 30 wadah plastik kunung dan oranye. Dua bom masing-masing seberat 100 kg.

Bahan peledak yang dibawa mengandung ammonium nitrat. Wadah dihubungkan dengan kabel listrik kuning.

Sebelumnya, keamanan di Kabul telah ditingkatkan sejak 31 Mei 2017 setelah sebuah bom truk meledak dan menewaskan sekitar 150 orang dan melukai sekitar 400 orang.

Sementara Agustus lalu, intelijen Afghanistan menangkap sebuah truk di Kabul yang membawa lebih dari 16 ton bahan peledak yang disembunyikan di dalam kotak yang ditandai sebagai pakan unggas. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Bom Meledak di Jantung Kota Somalia, 85 Orang Tewas

Dua Bom Meledak di Jantung Kota Somalia, 85 Orang Tewas

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 21:22 WIB

Ledakan Susulan di Somalia, Satu Orang Tewas

Ledakan Susulan di Somalia, Satu Orang Tewas

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 06:53 WIB

5 Tahun Diculik, Pasangan Ini Akhiri Mimpi Buruk di Afghanistan

5 Tahun Diculik, Pasangan Ini Akhiri Mimpi Buruk di Afghanistan

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 05:03 WIB

4 Bom di Paris Berhasil Digagalkan, 5 Pelaku Teror Ditangkap

4 Bom di Paris Berhasil Digagalkan, 5 Pelaku Teror Ditangkap

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 16:47 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri, Tujuh Orang Tewas di Mogadishu Somalia

Serangan Bom Bunuh Diri, Tujuh Orang Tewas di Mogadishu Somalia

News | Jum'at, 29 September 2017 | 07:16 WIB

Bapeten Siapkan Detektor Nuklir saat Asian Games, Ini Alasannya

Bapeten Siapkan Detektor Nuklir saat Asian Games, Ini Alasannya

News | Rabu, 27 September 2017 | 16:58 WIB

Afghanistan Negara Tersehat di Dunia, Paling Buruk Tak Disangka

Afghanistan Negara Tersehat di Dunia, Paling Buruk Tak Disangka

Health | Selasa, 26 September 2017 | 09:05 WIB

Rombongan Konvoi NATO Diserang Bom Bunuh Diri di Kabul

Rombongan Konvoi NATO Diserang Bom Bunuh Diri di Kabul

News | Senin, 25 September 2017 | 03:31 WIB

Pemburu Harta Karun Amatir Tak Sengaja Bongkar Rahasia Hitler

Pemburu Harta Karun Amatir Tak Sengaja Bongkar Rahasia Hitler

News | Senin, 25 September 2017 | 05:15 WIB

Terkini

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:17 WIB

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

×