16.701 Nyawa Melayang Selama Presiden Duterte Pimpin Filipina

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 22 Oktober 2017 | 13:40 WIB
16.701 Nyawa Melayang Selama Presiden Duterte Pimpin Filipina
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)

Suara.com - Belasan ribu orang tewas selama Presiden Rodrigo Duterte memimpin Filipina. Rata-rata sehari 26 orang dibunuh.

Dalam sebulan terakhir ini, ada sebanyak 790 pembunuhan dari 16 September sampai 15 Oktober 2017 ini. Ini didapat dari catatan dari Polisi Nasional Filipina.

Kepala Polisi Direktorat Investigasi dan Divisi Pengendalian Manajemen Kepolisian Filipina juga mencatat jika ada 15.911 kasus pembunuhan sejak Duterte mulai menjabat pada Juli 2016 sampai 15 September 2017.

Jumlah kasus pembunuhan meningkat menjadi 16.701 pada 15 Oktober jadi 790 kasus pembunuhan.

Polisi Filipina mendefinisikan mereka tewas dari berbagai kasus. Mulai dari operasi perang terhadap narkotika sampai kasus kriminal pembunuhan.

Presiden Duterte telah memberikan wewenang operasi narkotika ke Badan Penegakan Obat Filipina (PDEA). Bada ini menjadi satu-satunya agen untuk melaksanakan "perang obat bius" pemerintahannya. Sementara kepolisian Filipina berfokus kepada kejahatan jalanan, yang mencakup pembunuhan. (Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Filipina Habiskan Rp1,3 Triliun untuk Bebaskan Marawi dari ISIS

Filipina Habiskan Rp1,3 Triliun untuk Bebaskan Marawi dari ISIS

News | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 05:03 WIB

Janda Teroris Ditangkap karena Merekrut Orang Asing ke Marawi

Janda Teroris Ditangkap karena Merekrut Orang Asing ke Marawi

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 06:34 WIB

Perempuan Tewas di Blok M Ternyata Dosen di Universitas Filipina

Perempuan Tewas di Blok M Ternyata Dosen di Universitas Filipina

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 17:55 WIB

Kedubes Filipina Mau Pulangkan Jenazah Wanita Tewas di Blok M

Kedubes Filipina Mau Pulangkan Jenazah Wanita Tewas di Blok M

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:56 WIB

Duterte: Kota Marawi Bebas dari Pengaruh ISIS

Duterte: Kota Marawi Bebas dari Pengaruh ISIS

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 06:05 WIB

Perempuan Terjun di Blok M, Polisi Hubungi Kedubes Filipina

Perempuan Terjun di Blok M, Polisi Hubungi Kedubes Filipina

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:51 WIB

Cewek Filipina Tewas Terjun dari Lantai 5 Mal Blok M Square

Cewek Filipina Tewas Terjun dari Lantai 5 Mal Blok M Square

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 21:14 WIB

Duterte Nyatakan Lepas Tangan dari Perang terhadap Narkoba

Duterte Nyatakan Lepas Tangan dari Perang terhadap Narkoba

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 05:53 WIB

Perangi ISIS, Filipina Datangkan 5.000 Kalashnikov dari Rusia

Perangi ISIS, Filipina Datangkan 5.000 Kalashnikov dari Rusia

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 04:31 WIB

Terkini

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB