Tiga Kantong Mayat Ledakan Pabrik Petasan Hanya Serpihan Tubuh

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 30 Oktober 2017 | 16:02 WIB
Tiga Kantong Mayat Ledakan Pabrik Petasan Hanya Serpihan Tubuh
Korban pabrik petasan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri, Kramatjati Komisaris Besar Pramujoko mengatakan hasil identifikasi post mortem ternyata 44 jenazah korban kebakaran pabrik mercon, PT. Panca Buana Cahaya Sukses.

"Jadi sudah saya informasikan ke Polda Metro Jaya. Karena hasil pemeriksaan sudah selesai, Post Mortem sudah selesai. Awal kami menerima 47 kantong jenazah. Kita sudah periksa ada 44 isinya jenazah hasil pemeriksaan," kata Pramujoko, di RS. Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (30/10/2017).

Sementara itu, Pramujoko, sisa tiga kantong jenazah hasil identifikasi post mortem, ternyata hanya berupa serpihan-serpihan bagian tubuh.

"Tiga kantong jenazah itu hanya serpihan serpihan. Ada serpihan sedikit daging ataupun tulang," ujar Pramujoko.

Pramujoko mengatakan hasil post mortem sendiri dari 44 jenazah korban kebakaran pabrik petasan, tim forensik telah mengetahui jenis kelamin korban tersebut.

"Jadi dari 44 jenazah itu ada 14 laki-laki dan 30 perempuan," kata Pramujoko.

Adapun tim forensik dokter sudah berhasil mengidentifikasi sebanyak 15 jenazah korban kebakaran pabrik mercon melalui data Post Mortem dan data Antem Mortem dari keluarga.

Hingga kini, Rumah Sakit Polri masih melakukan identifikasi sebanyak 29 jenazah menunggu hasil ante mortem para anggota keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluargannya.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya 46 buruh pabrik pabrik mercon di kompleks Pergudangan 99, Kosambi, Tangerang terbakar, Kamis (26/10/2017). Dua orang setelah dirawat di RSUD Tangerang dinyatakan meninggal. Sementara puluhan lainnya terluka bakar.

baca juga

Polda telah menetapkan tiga orang menjadi tersangka ledakan dan kebakaran tersebut. Ketiga tersangka itu ialah, Indra Liyino sebagai pemilik perusahaan Andri Hartanto, Direktur Operasional PT PancaBuana Cahaya Sukses dan, Suparna Ega, tukang las.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrik Petasan Meledak, 12 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit

Pabrik Petasan Meledak, 12 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 15:08 WIB

Korban Ledakan Pabrik Petasan Teridentifikasi Bertambah 6 Jenazah

Korban Ledakan Pabrik Petasan Teridentifikasi Bertambah 6 Jenazah

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:58 WIB

Polisi ke TKP Tragedi Kosambi Lagi, Cari Ega

Polisi ke TKP Tragedi Kosambi Lagi, Cari Ega

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:04 WIB

Hilangkan Isu Mistis, Polisi Ajak Keluarga ke TKP Kosambi

Hilangkan Isu Mistis, Polisi Ajak Keluarga ke TKP Kosambi

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:01 WIB

Ati Menghadap Illahi Semalam, Korban Tragedi Kosambi Tambah

Ati Menghadap Illahi Semalam, Korban Tragedi Kosambi Tambah

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga

Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 20:36 WIB

Tindikan Lidah Ungkap Mayat Nilawati

Tindikan Lidah Ungkap Mayat Nilawati

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 19:04 WIB

Menatap Peti Jenazah Aminah di RS Polri, Ayah dan Mantu Nangis

Menatap Peti Jenazah Aminah di RS Polri, Ayah dan Mantu Nangis

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 18:52 WIB

Dua Jenazah Itu Ternyata Kakak Beradik, Ibunda Histeris

Dua Jenazah Itu Ternyata Kakak Beradik, Ibunda Histeris

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 17:20 WIB

Terkini

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×