Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga

Syaiful Rachman, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 29 Oktober 2017 | 20:36 WIB
Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga
Petugas PMI dan Basarnas mengevakuasi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10).

Suara.com - Suyatim, Ketua RW 3 Desa Cengklong, Kosambi, Tangerang, Banten, mengatakan jika kegiatan pabrik kembang api, PT Panca Buana Cahaya Sukses tertutup dengan lingkungan sekitar setiap harinya. Bahkan, menurutnya pintu masuk tidak pernah terlihat terbuka saat jam masuk kerja para buruh.

"Tiap hari kondisi pabrik tertutup. Jam 8 masuk, jam 12 istirahat, jam 5 pulang," kata Suyatim di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (29/10/2017).

Suyatim datang ke RS Polri mendampingi Ambeng dan Widodo, keluarga Aminah Binti Ambeng, salah satu dari 47 korban tewas akibat ledakan di pabrik tersebut.

Menurut Suyatim, bos pabrik petasan kembang api tersebut, Indra Liyono, tidak pernah bersosialiasi dengan warga sekitar. Meski letak pabrik tersebut berada di perbatasan antara Desa Belimbing dan Desa Cengklong.

Suyatim mengakui jika mayoritas warga baru mengetahui jika pabrik tersebut ternyata pabrik kembang api setelah si jago merah melalap bangunan pabrik hingga hangus pada Kamis (26/10/2017).

"Bosnya sering datang, tapi nggak ada komunikasi ke warga. Mungkin komunikasinya sama lurahnya," ujarnya.

"Pabrik kembang api baru dua bulanan, tadinya gudang limbah plastik. Pemiliknya antara limbah dan kembang api berbeda. Warga situ baru tahu pas kejadian kalau ternyata gudang kembang api," kata Suyatim.

47 jenazah korban tewas akibat kebakaran tersebut saat ini berada di RS Polri Kramatjadi, dan baru sembilan yang berhasil teridentifikasi.

Menyusul kasus tersebut, polisi telah menetapkan tiga tersangka yaitu Indra Liyino selaku pemilik Panca Buana Cahaya Sukses, Direktur Operasional Panca Buana Cahaya Sukses Andri Hartanto, dan tukang las bernama Subarna Ega.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

43 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Teridentifikasi

43 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Teridentifikasi

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Kasus Ledakan Pabrik Petasan, Baru 4 Jasad Teridentifikasi

Kasus Ledakan Pabrik Petasan, Baru 4 Jasad Teridentifikasi

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:20 WIB

Pegawai Pabrik Petasan Ada yang Berusia 12 Tahun

Pegawai Pabrik Petasan Ada yang Berusia 12 Tahun

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 08:56 WIB

Keluarga Bingung 24 Kerabatnya Jadi Korban Pabrik Petasan

Keluarga Bingung 24 Kerabatnya Jadi Korban Pabrik Petasan

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 08:41 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×