New York Diteror, Trump Terapkan 'Program Penyaringan Ekstrem'

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 01 November 2017 | 14:50 WIB
New York Diteror, Trump Terapkan 'Program Penyaringan Ekstrem'
Ilustrasi Donald Trump dan Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Amerika Serikat (AS) dipastikan bakal memperketat pemeriksaan setiap warga negara asing yang datang memasuki wilayahnya, setelah insiden teror mematikan di New York pada Selasa (31/10/2017) waktu setempat.

Kepastian pengetatan pemeriksaan itu ditegaskan Presiden Donald Trump melalui akun Twitternya.

"Aku baru mengeluarkan perintah kepada Homeland Security (dinas keamanan dalam negeri AS) untuk meningkatkan ’program penyaringan ekstrem’ kami. Bersikap baik secara politis tidak masalah, tapi tidak untuk ini!” tegasnya, Rabu (1/11/2017).

Dengan demikian, setiap warga asing yang ingin memasuki wilayah AS harus mau mengikuti sejumlah wawancara panjang terkait asal negeri, daerah tujuan dan alasan kedatangan, bahkan ideologi yang mereka yakini.

Tak hanya itu, setiap warga asing yang memasuki wilayah AS juga harus ikhlas memberikan identitas serta kata sandi seluruh perangkat elektronik dan daring mereka.

Sebelumnya, Trump melalui Twitter juga mengutuk aksi teror yang dilakukan warga imigran Uzbekistan bernama Sayfullo Habibullaevic Saipov di New York. Ia menyebut Saipov sebagai orang gila.

“Ini sepertinya dilakukan oleh orang yang sakit dan gila. Aparat penegak hukum mengikuti aksi ini secara seksama,” kata Trump.

Ia mengatakan, sudah mendapatkan laporan Saipov melakukan aksi teror atas nama gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Namun, Trump memastikan AS tak bakal membiarkan ISIS kembali bangkit, apalagi membuat kekacauaan di negerinya.

”Kita berhasil mengalahkan mereka di Timur Tengah dan banyak tempat. Itu cukup sudah. ISIS tak boleh dibiarkan kembali dan memasuki wilayah AS,” tegasnya.

Warga migran asal Uzbekistan itu menggunakan mobil van sewaan untuk menabrak pengguna jalur sepeda dan pejalan kaki, serta bus sekolah di pusat kota Manhattan.

Aksi Saipov mengakibatkan 8 orang tewas dan 11 lainnya terluka. Menurut keterangan penegak hukum, pelaku akhirnya berhenti di dekat World Trade Center.

Setelah berhenti dan keluar dari vannya, Saipov menenteng pistol paintball dan meneriakkan 'Allahu akbar'.

Aksi Saipov akhirnya terhenti setelah polisi menembaknya di bagian perut. Kekinian, Saipov masih menjalani operasi dan dinyatakan dalam masa kritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Berdarah di New York,  ISIS: Happy Halloween Amerika

Teror Berdarah di New York, ISIS: Happy Halloween Amerika

News | Rabu, 01 November 2017 | 13:31 WIB

Teror New York, Trump: Kita Kalahkan ISIS seperti di Timur Tengah

Teror New York, Trump: Kita Kalahkan ISIS seperti di Timur Tengah

News | Rabu, 01 November 2017 | 12:59 WIB

Pelaku Teror New York Tinggalkan Catatan di Mobil, Ini Isinya

Pelaku Teror New York Tinggalkan Catatan di Mobil, Ini Isinya

News | Rabu, 01 November 2017 | 12:42 WIB

Pelaku Teror di New York Bekerja Sebagai Sopir Uber

Pelaku Teror di New York Bekerja Sebagai Sopir Uber

News | Rabu, 01 November 2017 | 11:25 WIB

Ini Dia Tersangka Pengemudi Truk 'Jagal' Tubruk Jalur Sepeda

Ini Dia Tersangka Pengemudi Truk 'Jagal' Tubruk Jalur Sepeda

News | Rabu, 01 November 2017 | 07:02 WIB

Kemenkes Kampanyekan 'Isi Piringku' Gantikan 4 Sehat 5 Sempurna

Kemenkes Kampanyekan 'Isi Piringku' Gantikan 4 Sehat 5 Sempurna

Health | Rabu, 01 November 2017 | 06:53 WIB

Pengemudi Truk Tewaskan 7 Orang Sempat Teriak "Allahu Akbar"

Pengemudi Truk Tewaskan 7 Orang Sempat Teriak "Allahu Akbar"

News | Rabu, 01 November 2017 | 04:51 WIB

Sejumlah Orang Tewas Ditabrak Truk di Jalur Sepeda New York

Sejumlah Orang Tewas Ditabrak Truk di Jalur Sepeda New York

News | Rabu, 01 November 2017 | 04:22 WIB

Studi: Donald Trump Menang Pemilu Karena Robot

Studi: Donald Trump Menang Pemilu Karena Robot

Tekno | Selasa, 31 Oktober 2017 | 22:09 WIB

Irfan Idris: Perempuan di Lingkaran Terorisme

Irfan Idris: Perempuan di Lingkaran Terorisme

wawancara | Senin, 30 Oktober 2017 | 07:00 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB