Tembak Polisi, 9 Terduga Teroris Bima Dibawa ke Jakarta

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 02 November 2017 | 16:14 WIB
Tembak Polisi, 9 Terduga Teroris Bima Dibawa ke Jakarta
ILUSTRASI - Salah seorang anggota polisi bersenjata lengkap saat penggeledahan Tim Densus 88/Antiteror Polri. [Antara/M N Kanwa]

Suara.com - Sembilan warga Bima, Nusa Tenggara Barat, yang diduga terlibat kelompok teroris jaringan Imam Munandar, akan diterbangkan ke Mabes Polri, Jakarta.

"Rencananya, Kamis sore ini terbang ke Jakarta untuk pendalaman pemeriksaan," kata Wakapolda NTB Komisaris Besar Tajuddin di Mataram, Kamis (2/11/2017).

Kesembilan warga yang diamankan secara terpisah tersebut, masih dalam perjalanan dari Kota Bima menuju Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah.

Sembilan warga yang berasal dari Penato'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, itu dikirim ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror.

Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui peran dan keterlibatannya dalam kelompok teroris, yang menembak dua anggota Polres Bima Kota pada 11 September 2017.

Berdasarkan informasi sementara, salah satu dari mereka, yakni MIT alias Iqbal diduga turut terlibat dalam aksi penembakan anggota kepolisian di Bima Kota.

"Jadi sudah ada pengakuan bahwa dia (Iqbal) yang melakukan," tukas Tajuddin.

Iqbal melakukan aksi penembakan bersama RFJ alias Yaman. Rekannya itu, yakni Yaman, tewas dalam baku tembak melawan personel Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror di pegunungan Oi Sarume, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Senin (30/10).

Sementara untuk penembakan anggota kepolisian di TKP kedua, diketahui MA alias One Dance yang tewas bersama rekannya, Yaman, melancarkan aksi penembakan bersama Imam Munandar, otak komplotan radikal yang kekinian buron.

Tajuddin menegaskan, pihaknya tidak akan diam dan memastikan pengejaran Imam Munandar yang disinyalir membawa senjata api rakitan masih terus berlanjut.

"Sampai kapan pun juga kami akan kejar. Karena semua datanya sudah kami pegang," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teroris New York Minta Polisi Pasang Bendera ISIS di Ruang Rawat

Teroris New York Minta Polisi Pasang Bendera ISIS di Ruang Rawat

News | Kamis, 02 November 2017 | 14:12 WIB

Polisi Tangkap 5 Teroris Kelompok Imam Munandar Asal Bima

Polisi Tangkap 5 Teroris Kelompok Imam Munandar Asal Bima

News | Rabu, 01 November 2017 | 13:11 WIB

Densus 88 Polri Tembak Dua Terduga Teroris di Bima, NTB

Densus 88 Polri Tembak Dua Terduga Teroris di Bima, NTB

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 07:01 WIB

Belgia Tahan 4 Orang Terkait Serangan ke Kereta Cepat

Belgia Tahan 4 Orang Terkait Serangan ke Kereta Cepat

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 02:09 WIB

Napi Terorisme Umar Patek Jadi Pengibar Bendera HUT Kemenkumham

Napi Terorisme Umar Patek Jadi Pengibar Bendera HUT Kemenkumham

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 03:03 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB