Sembilan Terduga Teroris Bima Dibawa ke Mabes Polri

Siswanto

Kamis, 02 November 2017 | 20:42 WIB
Sembilan Terduga Teroris Bima Dibawa ke Mabes Polri
Densus 88 [Antara/Basri Marzuki]

Suara.com - Sembilan warga yang diduga terlibat dalam kelompok teroris jaringan Imam Munandar di Bima, Nusa Tenggara Barat, akan dikirim ke Mabes Polri, Jakarta.

Wakapolda NTB Kombes Tajuddin menjelaskan keberadaan sembilan warga yang diamankan secara terpisah tersebut saat ini masih dalam perjalanan dari Bima Kota menuju Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah.

“Sekarang mereka dalam perjalanan ke sini, dalam pengawalan ketat,” ucapnya dikutip dari media partner, Lombokita.

Sembilan warga yang berasal dari Penato’i, Kecamatan Mpunda, Bima Kota, itu dikirim ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror.

Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui peran dan keterlibatannya dalam kelompok teroris yang melakukan aksi penembakan terhadap dua anggota Polres Bima Kota pada 11 September lalu.

Menurut informasi, dari sembilan warga diamankan, salah satu di antaranya berinisial MIT alias Iqbal diduga turut terlibat dalam aksi penembakan anggota kepolisian di Bima Kota.

“Jadi sudah ada pengakuan bahwa dia (Iqbal) yang melakukan,” ujarnya.

Iqbal melakukan aksi penembakan bersama RFJ alias Yaman, yang sebelumnya tewas dalam aksi baku tembak dengan aparat kepolisian gabungan di bawah kendali Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror pada Senin (30/10/2017) di pegunungan Oi Sarume, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Sementara untuk penembakan anggota kepolisian di TKP kedua, diketahui MA alias One Dance yang tewas bersama rekannya, Yaman, melancarkan aksi penembakan bersama Imam Munandar, otak komplotan radikal yang sampai saat ini keberadaannya masih dalam perburuan polisi.

Terkait dengan hal tersebut, Tajuddin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan diam dan memastikan bahwa pengejaran Imam Munandar yang disinyalir membawa senjata api rakitan masih terus berlanjut.

“Sampai kapan pun juga kita akan kejar. Karena semua datanya sudah kita pegang,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×