Menteri PUPR Cek Pembangunan Tol Pemalang-Batang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 06 November 2017 | 12:00 WIB
Menteri PUPR Cek Pembangunan Tol Pemalang-Batang
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meninjau kemajuan pembangunan tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km, Jateng, Minggu (5/11/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Setelah sehari sebelumnya mendampingi Wakil Presiden, Jusuf Kalla, meninjau ke Pasar Atas di Bukittinggi, Sumatera Barat yang terbakar beberapa hari lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meninjau kemajuan pembangunan tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km, di Jawa tengah, Minggu (5/11/2017).

Basuki mentakan, pembangunan ruas tol tersebut membutuhkan teknik konstruksi khusus, karena keberadaan tanah lunak yang tebal (soft soil), dengan kandungan air  tanah yang tinggi. Akibat kondisi tersebut, maka diputuskan konstruksi sebagian jalan sepanjang 4,6 km ini menggunakan teknologi vacuum consolidation method (VCM), sSementara ruas lainnya menggunakan teknik preloading.



"Kita menggunakan teknologi vacuum yang serupa dengan yang dilakukan di Tol Palembang-Indralaya, karena terbukti lebih cepat pengerjaannya. Juga tidak perlu material tanah sebagai beban sementara seperti teknik Pre Loading, sehingga meminimalisir penggunaan alat berat," ujar Menteri Basuki.

VCM dimaksudkan untuk mempercepat penurunan dan meningkatkan daya dukung tanah asli yang lunak, dengan melakukan pemompaan vakum pada tanah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar air maupun kadar udara pada butiran tanah, sehingga dapat mempercepat stabilisasi tanah dan mengurangi risiko amblas.

"Untuk pelaksanaan VCM di tol Pemalang-Batang telah disiapkan mesin pompa sebanyak 230 buah," ujar Basuki.



Kelebihan lain VCM adalah gangguan rendah terhadap pekerjaan lainnya, bahkan dapat di-overlap dengan pekerjaan lain, sehingga jadwal konstruksi secara keseluruhan dapat dipersingkat. Teknologi ini juga ramah lingkungan, karena perbaikan tanah lunak bersifat mekanis, tanpa penggunaan bahan-bahan kimia.

Konsolidasi atau penurunan tanah juga bersifat isotropik, sehingga risiko ketidakstabilan lereng dapat dieliminir.

Menteri Basuki memerintahkan agar proses vacuum dapat segera dimulai pada 15 November 2017, sehingga bisa dilakukan bersamaan dengan penimbunan badan jalan untuk mempercepat penyelesaian pembangunannya.  Adapun nilai investasi tol Pemalang-Batang ini sekitar Rp6 triliun dan diharapkan rampung dan beroperasi pada akhir 2018.

"Ruas ini merupakan titik kritis untuk menghubungkan tol trans Jawa hingga Surabaya. Diharapkan pada arus mudik Lebaran 2018 tidak ada lagi tol darurat, karena semua badan jalan sudah jadi dan lebih aman dilalui, meskipun belum beroperasi. Saat ini, kemajuannya sudah mencapai 50 persen," katanya.



Tol Pemalang-Batang dikerjakan oleh konsorsium PT Waskita Karya dan PT. Sumber Mitra Jaya.

“Saya kira, ini komposisi yang bagus antar BUMN dan swasta, untuk mendorong swasta menjadi besar. Tetapi swasta juga harus membuktikan performanya," ujar Basuki.

Turut mendampingi Basuki dalam kunjungan tersebut, Dirjen Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan, dan Fasilitasi Jalan Daerah, Ditjen Bina Marga, Subagiono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry TZ, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) VIII, Hery Marzuki, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali, Juwana Ruhban Ruzziatno, dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Tingkatkan Layanan Sanitasi di Palembang

Kementerian PUPR Tingkatkan Layanan Sanitasi di Palembang

News | Senin, 06 November 2017 | 09:36 WIB

"Padat Karya" Kementerian PUPR 2018 Akan Serap 263.646 Pekerja

"Padat Karya" Kementerian PUPR 2018 Akan Serap 263.646 Pekerja

News | Sabtu, 04 November 2017 | 18:38 WIB

Kontraktor Indonesia Didorong Jadi Investor Proyek Infrastruktur

Kontraktor Indonesia Didorong Jadi Investor Proyek Infrastruktur

News | Sabtu, 04 November 2017 | 09:00 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB