Apakah Benar Pejalan Kaki Bikin Macet Tanah Abang?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 07 November 2017 | 11:37 WIB
Apakah Benar Pejalan Kaki Bikin Macet Tanah Abang?
Kawasan sekitar Tanah Abang [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuding pejalan kaki sumber kemacetan di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di sana pusat perdagangan terbesar se-Asia Tenggara.

Anies melontarkan tudingan itu setelah mengklaim melihat situasi Tanah Abang dengan drone. Penyataan itu diakatakan, Senin (6/11/2017) kemarin.

Apakah benar tudingan Sandi itu? Sebuah kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam kelompok Koalisi Pejalan Kaki menelusuri keadaan sekitar stasiun Tanah Abang. Sebab penumpang commuter line dituduh Sandi sebagai biang kemacetan.

"Tadi setelah dilihat pakai drone, kesemrawutan itu adanya karena pejalan kaki yang keluar dari stasiun Tanah Abang," kata Sandi kemarin.

Dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Facebook Koalisi Pejalan Kaki, Selasa (7/11/2017) pagi, terlihat banyak pedagang kaki lima berjualan di trotoar samping stasiun. Mereka menduduki setengah lebar trotoar.

Kebanyakan PKL berdagang pakaian. Mereka membangun bangunan sementara dan menumpuk dagangannya dengan tiang gantungan. Bahka dagangan mereka menutup garis kuning yang digunakan kaum disabilitas untuk penanda jalan.

Pejalan kaki yang berjalan di trotoar itu menyingkir dari trotoar karena terhalang para PKL yang mem-block trotoar. Mereka turun ke bahu jalan.

Seorang aktivis pejalan kaki, Anthony Ladjar mengkritisi pernyataan Sandiaga. Dia mengatakan Pimpinan DKI Jakarta tidak berpihak kepada pejalan kaki.

"Semoga saja informasi yang saya dapat salah, namun dengan menyatakan penyebab kemacetan adalah pejalan kaki alih-alih kegagalan aparatur pemerintah provinsi mengatur lalu lintas, serta dengan rencana membuka kembali akses Harmoni-Thamrin bagi sepeda motor, pertanda kedua pemimpin itu tidak berpihak pada pejalan kaki dan pesepeda. Silakan kritik saya bila salah. Silakan diluruskan bila ternyata tidak benar. Saya tidak antikritik," kata Anthony dalam akun Facebooknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang

Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang

News | Senin, 06 November 2017 | 15:35 WIB

Taufik Akui Masalah PKL Tanah Abang Tak Mungkin Selesai 100 Hari

Taufik Akui Masalah PKL Tanah Abang Tak Mungkin Selesai 100 Hari

News | Senin, 06 November 2017 | 15:28 WIB

Terserah Tanah Abang Ditata Seperti Apa, Mereka Ingin Tetap Eksis

Terserah Tanah Abang Ditata Seperti Apa, Mereka Ingin Tetap Eksis

News | Senin, 06 November 2017 | 13:33 WIB

Sandiaga Janjikan Kebijakan "Out of the Box" untuk Tanah Abang

Sandiaga Janjikan Kebijakan "Out of the Box" untuk Tanah Abang

News | Minggu, 05 November 2017 | 12:24 WIB

Ini Alasan Anies Rahasiakan Kiat Tertibkan Tanah Abang

Ini Alasan Anies Rahasiakan Kiat Tertibkan Tanah Abang

News | Minggu, 05 November 2017 | 10:57 WIB

Preman Mendukung Penataan Tanah Abang

Preman Mendukung Penataan Tanah Abang

News | Jum'at, 03 November 2017 | 18:29 WIB

Sandiaga Uno Dibentak dan Dimaki Tukang Ojek di Tanah Abang

Sandiaga Uno Dibentak dan Dimaki Tukang Ojek di Tanah Abang

News | Jum'at, 03 November 2017 | 15:07 WIB

Sandiaga Segera Umumkan Penataan Tanah Abang, Tak Pakai Satpol PP

Sandiaga Segera Umumkan Penataan Tanah Abang, Tak Pakai Satpol PP

News | Kamis, 02 November 2017 | 17:18 WIB

Bukan PKL, Sandiaga Sebut Ini Penyebab Kesemrawutan Tanah Abang

Bukan PKL, Sandiaga Sebut Ini Penyebab Kesemrawutan Tanah Abang

News | Rabu, 01 November 2017 | 16:38 WIB

Anies Punya Cara Jitu Menata PKL Tanah Abang, Tapi Rahasia

Anies Punya Cara Jitu Menata PKL Tanah Abang, Tapi Rahasia

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:44 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB