Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 06 November 2017 | 15:35 WIB
Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang
Abraham Lunggana (Lulung) [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Menurut Wakil Ketua DPRD Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah tidak ada preman. Indikator Lulung menyebut demikian karena tidak ada lagi catatan kriminal dari sekitar pusat bisnis tekstil terbesar di Asia Tenggara.

"Nggak ada preman di situ. Pernah nggak ada kejadian perampokan di situ? Nggak ada. Lalu pencopetan satu dua kan di Pasar Senen juga ada. Tapi yang sifatnya massal saya yakin nggak ada," ujar Lulung di rumah dinas Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).

Lulung menambahkan penataan kawasan sekitar Pasar Tanah Abang agar tidak semrawut seperti sekarang harus dilakukan secara komprehensif.

Pemerintah harus mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

"Kami butuh partisipasi masyarakat tentunya. Kan dari semua aspek sosial bukan saja PKL, tapi aspek sosial itu menjadi sebuah konsep penataan," kata Lulung.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan meminta Gubernur Anies Baswedan tidak meniru konsep mantan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hanya melarang PKL jualan di trotoar dan tempat-tempat yang bukan untuk berjualan. Lulung menyebut cara Ahok bukan menata, tetapi sekedar menertibkan pedagang.

"Kalau seperti kemarin menertibkan PKL saja itu bukan penataan. Saya ingin judulnya serius dalam penataan Tanah Abang, aspek sosial apa saja? PKL, lalu lintas, keamanan, parkir, kebersihan, itu semua aspek," kata dia.

Lulung berharap Anies dan Sandiaga memberikan solusi yang bisa diterima semua kalangan, misalnya menyediakan lahan di sekitar Pasar Tanah Abang untuk menampung PKL.

"Saya sudah kasih solusi, pemerintah DKI harus punya satu tempat khusus untuk relokasi, sangat banyak tempat nya.l di dekat situ," katanya.

Out of the box

Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menurunkan drone untuk memotret kawasan Tanah Abang. Pemotretan merupakan bagian dari langkah menata kawasan semrawut itu.

"‎Sekarang kita lagi lengkapi data-datanya. Dua hari ini kami pantau lebih teratur. Kami juga menurunkan drone di sana untuk melihat potret dari udara," kata Sandiaga di acara car free day Jakarta, Minggu (5/11/2017).

‎Sandiaga mengatakan setelah data lengkap, pemerintah akan melakukan penataan.

Lalu dimana nantinya para pedagang kaki lima itu ditempatkan?

"Kami akan pikirkan. Tentunya kebijakan yang out of the box," kata Sandiaga.‎

Sandiaga mengatakan rancangan penataan sudah disetujui, khususnya wal ikota, dalam rapat pemantapan persiapan kawasan Tanah Abang.

"Saya ikut memandu. Teman-teman fasilitator dan komunitas juga memberikan saran. Seandainya disetujui Pak Gubernur (Anies Baswedan) besok akan diumumkan," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Sandiaga belum mau memerinci format penataan, apakah hendak menghilangkan PKL atau tidak. Namun, ia mengatakan format penataan itu merupakan solusi jangka pendek.

"Ini bukan solusi permanen atau berjangka panjang. Karena ke depan, kami ingin mengembangkan Tanah Abang yang berorientasi daerah transit,” kata dia.

Ia mengakui penataan kawasan bisa menimbulkan reaksi warga. Namun, ia menegaskan penataan tak bakal menggunakan pendekatan represif seperti menggunakan Satuan Polisi Pamong Praja.

"Pasti akan ada reaksi masyarakat yang luar biasa. Itu risiko, asalkan tak mengulangi pendekatan represif sebelumnya, yakni menggunakan Satpol PP untuk mengusir PKL," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus

Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:56 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB

Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran

Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 20:28 WIB

Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang

Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:21 WIB

Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!

Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:10 WIB

Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari

Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 22:12 WIB

Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang

Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:02 WIB

Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub

Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub

News | Senin, 16 Februari 2026 | 13:09 WIB

Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis

Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:30 WIB

Berburu Pakaian untuk Lebaran di Pasar Tanah Abang

Berburu Pakaian untuk Lebaran di Pasar Tanah Abang

Foto | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:45 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB