Agar Tak Perburuk Citra, Jokowi Mesti Jaga Jarak dengan Setnov

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 November 2017 | 06:04 WIB
Agar Tak Perburuk Citra, Jokowi Mesti Jaga Jarak dengan Setnov
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyerahkan surat rekomendasi kepada Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018, di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (9/11)

Suara.com - Presiden Joko Widodo diminta jaga jarak dengan Setya Novanto yang kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi megaproyek KTP elektronik oleh KPK, Jumat (10/11/2017) pekan lalu.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris mengatakan status tersangka Novanto akan memperburuk citra Jokowi. Partai Golkar yang diketuai Novanto mendukung Jokowi untuk kembali jadi presiden di Pemilihan Umum 2019 mendatang. Saat ini Golkar pun menjadi mitra koalisi pemerintahan.

"Meski @Golkar5 (akun Twitter Golkar) mendukung Pak @jokowi untuk 2019, Presiden mestinya mulai jaga jarak dengan SN agar tidak terkontaminasi citra buruknya sebagai tersangka," kata Syamsuddin dalam akun Twitternya, @sy_haris, Minggu (12/11/2017).

KPK menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup ditingkatkan ke penyidikan dengan menetapkan Novanto sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan Novanto bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus e-KTP. Kasus ini merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Novanto diduga melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Penetapan Novanto menjadi tersangka hanya beberapa hari setelah Bareskrim menerbitkan SPDP untuk Ketua KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang. Agus dan Saut dilaporkan oleh pengacara Novanto, Sandy Kurniawan, dalam kasus dugaan pemalsuan surat dan penyalahgunaan wewenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gatot Segera Pensiun, Jokowi Disarankan Pilih AU atau AL

Gatot Segera Pensiun, Jokowi Disarankan Pilih AU atau AL

News | Minggu, 12 November 2017 | 16:58 WIB

Novanto akan Diperiksa KPK Besok, Sebelumnya Dua Kali Mangkir

Novanto akan Diperiksa KPK Besok, Sebelumnya Dua Kali Mangkir

News | Minggu, 12 November 2017 | 15:31 WIB

Tiba di Filipina, Jokowi Disambut Tarian Massal

Tiba di Filipina, Jokowi Disambut Tarian Massal

News | Minggu, 12 November 2017 | 14:47 WIB

Hadiri KTT ASEAN, Ini Misi yang Dibawa Jokowi

Hadiri KTT ASEAN, Ini Misi yang Dibawa Jokowi

News | Minggu, 12 November 2017 | 10:40 WIB

Saber Pungli OTT 1.316 Kasus, Rata-rata Sektor Pendidikan...

Saber Pungli OTT 1.316 Kasus, Rata-rata Sektor Pendidikan...

News | Minggu, 12 November 2017 | 10:30 WIB

Gaya Busana Iriana Jokowi saat Jalan-jalan Bareng Ibu Negara Lain

Gaya Busana Iriana Jokowi saat Jalan-jalan Bareng Ibu Negara Lain

Foto | Minggu, 12 November 2017 | 06:15 WIB

Lagi, Pemimpin KPK Dilaporkan ke Polisi!

Lagi, Pemimpin KPK Dilaporkan ke Polisi!

Video | Sabtu, 11 November 2017 | 18:33 WIB

Wasekjen Golkar Akui Elektabilitas Turun karena Setnov

Wasekjen Golkar Akui Elektabilitas Turun karena Setnov

News | Sabtu, 11 November 2017 | 17:57 WIB

Setnov Tersangka, GMPG Khawatir Golkar Jadi Partai Gurem

Setnov Tersangka, GMPG Khawatir Golkar Jadi Partai Gurem

News | Sabtu, 11 November 2017 | 17:02 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×