Bibit Nilai Wajar Setya Novanto Kembali ke Praperadilan

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Minggu, 19 November 2017 | 13:48 WIB
Bibit Nilai Wajar Setya Novanto Kembali ke Praperadilan
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - ‎Mantan Komisioner KPK Bibit Samad Rianto menilai wajar upaya gugatan praperadilan yang dilayangkan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP yang ditangani KPK. Sebab hukum di Indonesia saat ini tengah mencari bentuk yang tepat.

"Nggak apa-apa, ini permainan hukum. Memang hukum kita sedang mencari bentuk. Bentuk hukum apa yang bagus, yang demokratis dan sebagainya," kata Bibit di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia, Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Namun, dia menyayangkan bila proses praperadilan ini menjadi tren dalam menghadapi masalah hukum. Sebab, katanya, hal ini nantinya akan membuat kerepotan tersendiri.



"Akhirnya kan yang repot penegak hukum. Setiap menersangkakan orang praperadilan. Bayangkan polsek segala macam penuh dengn praperadilan, kasihan penegak hukum," kata dia.

Novanto pernah jadi tersangka dalam kasus yang sama pada 17 Juli. Karena tidak terima, dia melakukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka itu pada 4 September.

Kemudian, Hakim tunggal Cepi memutuskan kalau pengadilan menerima sebagian gugatan itu dan memutuskan kalau penetapan tersangka Novanto tidak sah. Putusan itu dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 29 September.‎‎

Novanto mengumumkan lagi Novanto menjadi tersangka, Jumat (10/11/2017). Dia diduga menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau koorporasi dengan sangkaan melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU pemberantasan tindak korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,

Lima hari berikutnya, Novanto mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.‎ Sidang ini rencananya akan dipimpin oleh Hai Kusno dan digelar, Kamis (30/11/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Diingatkan soal Citra Buruk Pertahankan Setnov

Golkar Diingatkan soal Citra Buruk Pertahankan Setnov

News | Minggu, 19 November 2017 | 13:33 WIB

Setya Novanto Dinilai Lebih Baik Mundur dari Ketua DPR

Setya Novanto Dinilai Lebih Baik Mundur dari Ketua DPR

News | Minggu, 19 November 2017 | 12:17 WIB

Ancaman Penyebar Meme Pengacara Setov Jangan Disikapi Berlebih

Ancaman Penyebar Meme Pengacara Setov Jangan Disikapi Berlebih

News | Minggu, 19 November 2017 | 11:50 WIB

'Pengadilan HAM Setnov', Mahfud: Dunia Advokat Harus Menata Diri

'Pengadilan HAM Setnov', Mahfud: Dunia Advokat Harus Menata Diri

News | Minggu, 19 November 2017 | 09:53 WIB

Selain Ditunggu KPK, Setya Novanto Juga Akan Diperiksa Polisi

Selain Ditunggu KPK, Setya Novanto Juga Akan Diperiksa Polisi

News | Minggu, 19 November 2017 | 09:36 WIB

#AkuHarusSekuatTiangListrik, Meme Kocak Sindir Setya Novanto Ini

#AkuHarusSekuatTiangListrik, Meme Kocak Sindir Setya Novanto Ini

Tekno | Minggu, 19 November 2017 | 09:14 WIB

Mahfud MD Tertawa Setnov Akan Lapor Pengadilan HAM Internasional

Mahfud MD Tertawa Setnov Akan Lapor Pengadilan HAM Internasional

News | Minggu, 19 November 2017 | 07:01 WIB

Akbar Dorong Golkar Gelar Munas Tanggapi Status Setnov di KPK

Akbar Dorong Golkar Gelar Munas Tanggapi Status Setnov di KPK

News | Minggu, 19 November 2017 | 06:20 WIB

Akbar Tandjung: Golkar Harus Gelar Munaslub soal Setnov

Akbar Tandjung: Golkar Harus Gelar Munaslub soal Setnov

News | Minggu, 19 November 2017 | 06:24 WIB

Penahanan Setnov di Rutan Tinggal Tunggu Waktu

Penahanan Setnov di Rutan Tinggal Tunggu Waktu

News | Minggu, 19 November 2017 | 06:12 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB