Agus SBY 3 Kali Ditawarkan Jadi Menteri Jokowi, Tapi Menolak

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 23 November 2017 | 17:48 WIB
Agus SBY 3 Kali Ditawarkan Jadi Menteri Jokowi, Tapi Menolak
Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/8/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Agus Harimurti Yudhoyono, dikabarkan pernah ditawari Presiden Joko Widodo untuk masuk dalam Kabinet Kerja menjadi menteri.

Tawaran itu dibenarkan oleh Ketua Divisi Hukum sekaligus Tim Komunikator Politik Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean, dalam diskusi bertema "Peluang Reshuffle di Ujung Pemerintahan" di Restoran Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2017).

Ferdinand mengungkapkan, AHY ditawarkan menjabat sebagai menteri di kabinet Jokowi-JK, namun ditolak.

"Reshuffle ini bukan isu baru. Kami Partai Demokrat, ‎dalam hal ini Mas AHY, sudah tiga kali ditawarkan masuk kabinet. Tetapi beliau memilih untuk berada di luar dulu," kata dia.

‎Oleh karena itu, lanjut Ferdinand, pertemuan Jokowi dengan SBY baru-baru ini tak ada hubungannya dengan rencana Demokrat masuk Kabinet Kerja. Begitu pula pertemuan SBY dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla beberapa waktu silam, bukan terkait reshuffle.

"‎Jadi persoalan SBY bertemu Jokowi yang sudah berlangsung beberapa kali, begitu juga dengan pertemuan SBY dengan Pak JK, tak ada kaitannya dengan reshuffle," ujar dia.

‎Selain AHY, Presiden Jokowi juga disebutkan pernah menawarkan SBY sebuah jabatan kenegaraan, namun tetap ditolak.

"Bahkan Ketua Umum kami, Pak SBY, juga ditawari oleh Bapak Presiden Jokowi sebuah posisi, tapi tetap ditolak dengan segala rasa hormat terhadap Bapak Presiden," kata dia.

Sedangkan terkait dengan AHY yang menolak tawaran menjadi menteri, alasannya karena dia fokus untuk safari politik keliling daerah seluruh Indonesia. Sebab, putra sulung SBY ini akan dipersiapkan menjadi calon pemimpin yang akan maju di Pemilihan Presiden mendatang, apakah itu di 2019 atau 2024.

"Beliau adalah sosok yang dipersiapkan oleh Demokrat untuk kontestasi kepemimpinan nasional yang akan datang, apakah (Pilpres) 2019 atau 2024. Kami akan lihat ke depan bagaimana penerimaan publik terhadap AHY," ujar dia.

"Jadi pilihannya yang terbaik tetap di luar kabinet, dan Demokrat mengambil sikap menjadi partai tengah, tidak menjadi oposan dan juga tidak menjadi partai pendukung," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kunjungi Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani

Jokowi Kunjungi Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani

News | Kamis, 23 November 2017 | 15:46 WIB

Presiden Buka Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Mataram

Presiden Buka Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Mataram

News | Kamis, 23 November 2017 | 09:51 WIB

Pemilik Akun Penghina Iriana Jokowi Dibekuk

Pemilik Akun Penghina Iriana Jokowi Dibekuk

News | Rabu, 22 November 2017 | 16:37 WIB

Jokowi ke Kuching Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

Jokowi ke Kuching Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

News | Rabu, 22 November 2017 | 11:26 WIB

Presiden Joko Widodo Pagi Ini Bertolak ke Kuching

Presiden Joko Widodo Pagi Ini Bertolak ke Kuching

News | Rabu, 22 November 2017 | 07:33 WIB

Ratas Kesiapan Asian Games, Puan: "On the Track"

Ratas Kesiapan Asian Games, Puan: "On the Track"

News | Selasa, 21 November 2017 | 19:33 WIB

Desember 2017, Jokowi Pindah Kantor ke Istana Bogor, Kenapa?

Desember 2017, Jokowi Pindah Kantor ke Istana Bogor, Kenapa?

News | Selasa, 21 November 2017 | 18:03 WIB

Momen Anies Hampiri JK di Ruang Rapat Istana Bogor

Momen Anies Hampiri JK di Ruang Rapat Istana Bogor

News | Selasa, 21 November 2017 | 16:22 WIB

Jokowi Bertemu Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan

Jokowi Bertemu Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan

Foto | Selasa, 21 November 2017 | 16:10 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB