OCA Ubah Nomor Pertandingan Asian Games, Menpora 'Gusar'

Rizki Nurmansyah

Rabu, 29 November 2017 | 04:04 WIB
OCA Ubah Nomor Pertandingan Asian Games, Menpora 'Gusar'
Presiden Jokowi bersama Menpora Imam Nahrawi. [Foto Biro Pers Istana]

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengemukakan Dewan Olimpiade Asia (OCA) harus menghormati permintaan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 terkait nomor pertandingan.

"Sekarang kita adalah tuan rumah dan seharusnya OCA menghormatinya. Kita siapkan infrastruktur, dana dan segala macamnya, tentu OCA pasti memahami keinginan dan target Indonesia untuk sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi dan promosi ekonomi," kata Imam di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Hal tersebut diungkapkan oleh Imam menyusul adanya surat OCA pada tanggal 20 November 2017 yang berisi perubahan sembilan nomor pertandingan dan permintaan tambahan dua nomor pertandingan cabang menembak yakni open trap.

"Jadi untuk permintaan tambahan nomor itu, menurut saya, jika tidak berpeluang bagi Indonesia buat apa ditambah, jangan terlalu banyak memberi toleransi OCA, karena kita sudah memberikan semua yang kita bisa. INASGOC harus berani membantah, jangan diberi semua wong kita tuan rumah kok," ujar Imam.

Imam melanjutkan jika nantinya ada toleransi terhadap permintaan OCA baik untuk cabang atau nomor tertentu, ada konsekuensi yang harus dihadapi yakni mempersiapkan venue dan infrastrukturnya.

"Dan itu tak mudah karena anggaran 2017 ini harus sudah close, sedangkan untuk tahun 2018 sudah diputuskan," tutur dia.

Karenanya, tambah Imam, semua kebijakan lebih baik dikembalikan pada kesepakatan yang telah dibuat antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan OCA bahwa nomor pertandingan dan cabang olahraga tidak boleh lagi ditambah.

"Kalau kemudian ada penambahan usulan, maka juga harus mengurangi nomor event di cabor yang lain," kata Imam menambahkan.

Sebelumnya diketahui, OCA mengirim surat ke Indonesia pada 20 November 2017 tentang perubahan sembilan dari 462 nomor pertandingan Asian Games 2018 dan permintaan tambahan dua nomor open trap cabang menembak.

baca juga

Atas permintaan tambahan nomor menembak dalam surat OCA tersebut, panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) menolaknya, karena nomor open trap cabang menembak yang diprediksi oleh INASGOC atas usul negara-negara Asia lainnya, adalah nomor perlombaan dalam Olimpiade Rio 2016 dan bukan Olimpiade Tokyo 2020.

"Kami sudah membalas surat OCA itu karena kami tidak ingin ada penghapusan satu nomor pertandingan wushu dan satu nomor pertandingan sambo," kata Plt Deputi I Bidang Olahraga Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Harry Warganegara dalam Forum Media Asian Games di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Adapun sembilan nomor yang diubah adalah penghapusan satu nomor dari cabang sambo, satu nomor dari cabang kurash, dua nomor BMX freestyle dari cabang balap sepeda, tiga nomor cabang tinju, satu nomor cabang karate dan satu nomor cabang jujitsu.

Serta sembilan nomor yang dimasukkan, yaitu empat nomor cabang panjat tebing, tiga nomor cabang panahan, dan dua nomor cabang taekwondo.

OCA, lanjut Harry, akan segera memastikan sembilan nomor pertandingan itu dalam Rapat Koordinasi Komite Asian Games pada Januari. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games

Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games

Sport | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:24 WIB

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Sport | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:58 WIB

Erick Thohir Bangga Dominasi Tim Beregu Putra Raih Emas SEA Games 2025

Erick Thohir Bangga Dominasi Tim Beregu Putra Raih Emas SEA Games 2025

Sport | Kamis, 11 Desember 2025 | 06:44 WIB

Momen Perpisahan Dito Ariotedjo dengan Pegawai Kemenpora

Momen Perpisahan Dito Ariotedjo dengan Pegawai Kemenpora

Foto | Kamis, 18 September 2025 | 16:14 WIB

Daftar Menpora dari Masa ke Masa, Erick Thohir Patahkan Budaya Berkumis

Daftar Menpora dari Masa ke Masa, Erick Thohir Patahkan Budaya Berkumis

Lifestyle | Kamis, 18 September 2025 | 15:28 WIB

Menpora Baru, Semangat Baru! Kiprah Erick Thohir Bangun Olahraga Indonesia

Menpora Baru, Semangat Baru! Kiprah Erick Thohir Bangun Olahraga Indonesia

Your Say | Kamis, 18 September 2025 | 14:35 WIB

Dito Ariotedjo Pamit, Erick Thohir Jadi Menpora Baru

Dito Ariotedjo Pamit, Erick Thohir Jadi Menpora Baru

Foto | Kamis, 18 September 2025 | 14:25 WIB

Rincian Kekayaan Erick Thohir yang Capai Rp 2,4 Triliun: 2 Periode Menteri BUMN, Kini Jadi Menpora

Rincian Kekayaan Erick Thohir yang Capai Rp 2,4 Triliun: 2 Periode Menteri BUMN, Kini Jadi Menpora

Lifestyle | Rabu, 17 September 2025 | 17:52 WIB

Ganti Jabatan, Berapa Gaji Erick Thohir yang Digeser Jadi Menpora?

Ganti Jabatan, Berapa Gaji Erick Thohir yang Digeser Jadi Menpora?

Lifestyle | Rabu, 17 September 2025 | 16:31 WIB

Rekam Jejak Erick Thohir di Bidang Olahraga Nasional dan Internasional, Kini Jadi Menpora

Rekam Jejak Erick Thohir di Bidang Olahraga Nasional dan Internasional, Kini Jadi Menpora

Lifestyle | Rabu, 17 September 2025 | 16:25 WIB

Terkini

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

×