Amerika Serikat Sesumbar Hancurkan Korut Kalau Jadi Perang

Reza Gunadha

Kamis, 30 November 2017 | 14:43 WIB
Amerika Serikat Sesumbar Hancurkan Korut Kalau Jadi Perang
ILUSTRASI - Meski hujan deras, pelajar Korea Utara tetap berjalan ke Istana Sumsusan untuk memberikan penghormatan kepada Kim Il Sung dan Kim Jong Il pada peringatan Hari Kemenangan, Kamis (27/7/2017). [Ed Jones/AFP]

Suara.com - Perwakilan Amerika Serikat (AS) di PBB Nikki Haley mengatakan, uji coba rudal balistik antarbenua Korea Utara pada Rabu (29/11) dini hari, membuat Washington dan Pyongyang semakin dekat dengan perang.

"Jika sampai perang dimulai, itu karena agresi yang terus berlangsung seperti yang kita saksikan kemarin. Dan jika perang akhirnya terjadi, dipastikan rezim Korea Utara saat ini akan luluh lantak," kata Haley sesumbar dalam pertemuan darurat di Dewan Keamanan PBB.

Haley, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (30/11/2017), membuat pernyataan tersebut satu hari setelah Korea Utara melakukan tes peluru balistik inter-kontinental terkini, yang disebut oleh kantor berita KCNA bernama Hwasong-15.

Dalam siarannya, KCNA menyebut senjata itu dapat memicu ledakan nuklir di seluruh daratan AS.

Pada pertemuan itu, Halley juga mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump telah berkomunikasi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan mengatakan bahwa sudah saatnya Tiongkok memutus suplai minyak bumi ke Korut.

"Sekarang kami ingin meminta Presiden Xi untuk ikut berdiri. Kami yakin, beliau mempunyai kesempatan untuk melakukan hal yang benar demi kebaikan semua negara," kata Haley.

Sebagai pemasok terbesar untuk Korut, Tiongkok telah melebarkan perdagangan minyak bumi dengan negeri tersebut.

Menurut Badan Informasi Energi AS, Korut mengimpor 5,5 juta barel minyak bumi dan 2,2 juta barel minyak yang sudah dimurnikan dari Tiongkok, tiap tahunnya.

baca juga

"Tiongkok harus menunjukkan dan membuktikan kepemimpinannya. Tiongkok dapat melakukan hal itu sendiri, atau kami mengambil alih masalah minyak itu," tegas Haley.

Pada saat memberikan pidatonya itu, Haley juga mengajak anggota dewan untuk mengimplementasikan hukuman yang sudah dibuat oleh DK PBB sejak awal tahun, dan juga menguatkan sanksi kepada Korea Utara.

"Hari ini kami memanggil semua negara-negara untuk memutus hubungan dengan Korea Utara. Untuk mengimplementasikan sanksi yang sudah dibuat oleh PBB, semua negara memutus hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan membatasi operasi ilmiah, komersial ataupun militer," sebut Haley.

Hingga kekinian, tercatat bahwa Korea Utara telah melakukan 15 kali uji coba nuklir di tahun 2017. Tidak hanya itu, enam tes nuklir bawah tanah juga sudah dibuat pada September lalu oleh negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Tuai Kecaman karena Sebar 'Kicauan' dan Video Anti Muslim

Trump Tuai Kecaman karena Sebar 'Kicauan' dan Video Anti Muslim

News | Kamis, 30 November 2017 | 08:36 WIB

Rudal Terbaru Korut Bisa Menjangkau Ibu Kota Amerika Serikat

Rudal Terbaru Korut Bisa Menjangkau Ibu Kota Amerika Serikat

News | Rabu, 29 November 2017 | 09:13 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Hantam Perairan Jepang

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Hantam Perairan Jepang

News | Rabu, 29 November 2017 | 08:57 WIB

Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Wilayah Jepang

Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Wilayah Jepang

News | Rabu, 29 November 2017 | 06:04 WIB

Trump Hina Suku Indian dan Pocahontas saat Temui Veteran PD II

Trump Hina Suku Indian dan Pocahontas saat Temui Veteran PD II

News | Selasa, 28 November 2017 | 11:32 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×