Populasi Muslim Eropa Diprediksi Meningkat 50 Juta Orang di 2050

Dythia Novianty

Jum'at, 01 Desember 2017 | 07:23 WIB
Populasi Muslim Eropa Diprediksi Meningkat 50 Juta Orang di 2050
Ilustrasi kehidupan warga muslim di Eropa. (Shutterstock)

Suara.com - Populasi Muslim di beberapa negara Eropa bisa tiga kali lipat pada tahun 2050. Sebuah penelitian mengungkapkan, jika semua imigrasi ke benua tersebut berhenti, populasi Muslim Eropa akan terus bertambah dalam beberapa dekade mendatang, demikian laporan Pew Research Center.

Pada pertengahan 2016, dari 25,8 juta Muslim sebagai baseline, laporan tersebut memodelkan tiga skenario untuk memperkirakan jumlah Muslim yang akan tinggal di Eropa pada tahun 2050. Setiap skenario mengasumsikan tingkat migrasi yang berbeda.

Di bawah skenario "migrasi nol", diperkirakan 30 juta Muslim akan membentuk 7,4 persen populasi Eropa pada tahun 2050, dibandingkan dengan 4,9 persen yang mereka hadapi tahun lalu. Para periset mengatakan, hal ini terutama karena umat Islam rata-rata berusia 13 tahun lebih muda dari orang Eropa lainnya dan juga memiliki tingkat kelahiran lebih tinggi.

Studi tersebut memperkirakan 58,8 juta Muslim akan menyumbang 11,2 persen populasi dalam skenario "migrasi menengah" yang memiliki migrasi mempertahankan "kecepatan reguler", yang didefinisikan oleh para peneliti Pew sebagai migrasi yang didorong oleh alasan ekonomi, pendidikan dan keluarga, namun tidak untuk mencari suaka sebagai pengungsi.

Dalam skenario "migrasi tinggi", studi ini memproyeksikan arus pendatang migran ke Eropa antara tahun 2015 dan 2016, akan berlanjut tanpa batas waktu. Hal ini mengakibatkan 75 juta Muslim di Eropa meningkat 14 persen, pada pertengahan abad ini.

"Bahkan, dengan imigrasi paling banyak, populasi umat Islam masih jauh lebih kecil daripada populasi orang Kristen dan orang-orang tanpa agama di Eropa," disimpulkan para peneliti.

Migrasi telah menjadi topik yang sensitif secara politis di Eropa, menyusul masuknya pendatang baru, termasuk pengungsi, pada tahun 2015 dan 2016.

Beberapa negara telah melihat reaksi balik termasuk partai populis yang berkampanye mengenai pesan anti-Islam.

Penelitian ini didasarkan pada data sensus dan survei, daftar populasi, data imigrasi dan sumber lainnya. Ke 30 negara yang diliputnya mencakup 28 anggota Uni Eropa, ditambah Norwegia dan Swiss.

baca juga

Dalam skenario migrasi yang tinggi, Jerman dan Swedia akan mengalami kenaikan terbesar karena kedua negara mengambil pencari suaka paling besar selama masa krisis pengungsi dua tahun lalu.

Sementara umat Islam menghasilkan 6 persen dari populasi Jerman tahun lalu, proporsinya akan meningkat 20 persen pada tahun 2050.

Muslim Swedia, yang mencapai 8 persen pada tahun 2016, akan menjelaskan 31 persen populasi dalam skenario yang sama.

Sementara itu, beberapa negara yang memiliki jumlah penduduk Muslim yang relatif sedikit pada tahun 2016 akan terus mengalami sedikit pada tahun 2050 di ketiga skenario tersebut. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Muslim Tak Sepenuhnya Manusia, Politikus Swedia Dikecam

Sebut Muslim Tak Sepenuhnya Manusia, Politikus Swedia Dikecam

News | Senin, 27 November 2017 | 08:24 WIB

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

News | Jum'at, 10 November 2017 | 14:45 WIB

Muslim Ingin Rebut Kembali "Allahu Akbar" dari Ekstremis

Muslim Ingin Rebut Kembali "Allahu Akbar" dari Ekstremis

News | Senin, 06 November 2017 | 10:06 WIB

Larangan Masuk AS Trump Kalah di Pengadilan

Larangan Masuk AS Trump Kalah di Pengadilan

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 07:09 WIB

Muslimah yang Sedang Hamil Diseret Keluar Pesawat AS

Muslimah yang Sedang Hamil Diseret Keluar Pesawat AS

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 07:43 WIB

Terkini

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

×