1.000 Hektare Tanaman Padi di Kulon Progo Terendam Banjir

Chaerunnisa

Minggu, 03 Desember 2017 | 08:05 WIB
1.000 Hektare Tanaman Padi di Kulon Progo Terendam Banjir
Cuaca ekstrem akibat pengaruh Siklon Tropis Cempaka menyebabkan bencana banjir, longsor dan puting beliung di perairan sekitar 32 km sebelah selatan-tenggara Pacitan Provinsi Jawa Timur, Selasa (28/11/2017). (Dok BNPB)

Suara.com - Seluas 1.000 hektare tanaman padi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terendam banjir yang mengancam potensi puso dan gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko di Kulon Progo, Minggu, mengatakan 1.000 hektare tersebar di lima kecamatan dengan kondisi paling parah di Kecamatan Panjatan, Kulon Progo.

"Ada 1.000 hektare tanaman padi yang terendam banjir, dan mulai Sabtu (2/12) airnya sudah surut. Data ini, sifatnya sementara. Kemudian, luasan tanaman padi yang terendam banjir paling parah di Kecamatan Panjatan," kata dia, seperti diwartakan Antara.

Ia mengatakan Kecamatan Panjatan berada di kawasan yang cekung, setiap tahun menjadi langganan banjir, dan setiap tanam pertama tidak pernah panen. Hal ini disebankan sungai-sungai yang melalui Kecamatan Panjatan meluap dan jebol.

"Kemarin, airnya sudah agak surut, harapan kami airnya segera surut," ungkapnya.

Sasongko mengharapkan tanaman padi tidak puso. Kalau puso, ada dua alternatif. Pertama, petani yang ikut asuransi, tanamannya dijamin asuransi. Kedua, tananan yang pusa diusakan bantuan benih.

"Kalau ini selamat, tidak masalah. Yang menjadi persoalan, tanaman kecil-kecil puso yang menjadi masalah dan harus diganti," imbuhnya.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya sedang memelajari puso. Gubernur DIY Sri Sultan HB X telah memaparkan bagaimana pemkab mengakses anggaran bila terjadi tanaman padi puso akibat bencana banjir.

"Usulan kompensasi tanaman padi puso ini menjadi pemikiran kami ke depan," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Parah, Kota Pekalongan Darurat Bencana

Banjir Parah, Kota Pekalongan Darurat Bencana

News | Minggu, 03 Desember 2017 | 00:15 WIB

Petani Terdampak Banjir, Kementan Beri Ganti Rugi Lewat Asuransi

Petani Terdampak Banjir, Kementan Beri Ganti Rugi Lewat Asuransi

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 14:06 WIB

Banjir Bandang Pacitan Berangsur Surut

Banjir Bandang Pacitan Berangsur Surut

News | Kamis, 30 November 2017 | 00:20 WIB

Antisipasi Banjir, Anies: Intensifkan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, Anies: Intensifkan Pengerukan Sungai

News | Rabu, 29 November 2017 | 14:46 WIB

Banjir Pacitan, Listrik 80 Desa Padam

Banjir Pacitan, Listrik 80 Desa Padam

News | Rabu, 29 November 2017 | 06:56 WIB

Cuaca ekstrem Akibatkan 144 Titik Bencana di DIY

Cuaca ekstrem Akibatkan 144 Titik Bencana di DIY

News | Rabu, 29 November 2017 | 06:34 WIB

Banjir, Kereta Api ke Malang Ubah Rute

Banjir, Kereta Api ke Malang Ubah Rute

News | Selasa, 28 November 2017 | 07:01 WIB

Terkini

Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya

Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya

Bali | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:45 WIB

TV 98 Inci Rp39 Juta Meluncur! Xiaomi Bawa QD-Mini LED dan Gaming 288Hz

TV 98 Inci Rp39 Juta Meluncur! Xiaomi Bawa QD-Mini LED dan Gaming 288Hz

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:44 WIB

12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026

Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah

Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter

Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat

Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit

Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN

Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:26 WIB

×