Duh, Kecakapan Berbahasa lnggris Orang Indonesia Masih Rendah

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 13 Desember 2017 | 07:52 WIB
Duh, Kecakapan Berbahasa lnggris Orang Indonesia Masih Rendah
Berhasilkan survei yang dilakukan EF, kemampuan bahasa Inggris orang Indonesia rendah. (Suara.com/Firsta)

Suara.com - Dibentuknya Masyarakat Ekonomi Asean pada 2015 lalu ternyata masih dihadapkan dengan berbagai tantangan, khususnya dari segi sumber daya manusia di Indonesia.

Pasalnya, hasil laporan tahunan indeks kecakapan bahasa lnggris yang dikeluarkan oleh English First (EF) menemukan, Indonesia mengalami penurunan tingkat kemahiran dari peringkat 32 atau kemahiran menengah ke peringat 39 atau tingkat kemahiran rendah.

Hasil laporan ini didapat dari hasil analisa data EF Standard English Test (EF SET) suatu tes bahasa lnggris online gratis pertama di dunia. Lebih dari satu juta orang di seluruh dunia, dari 80 negara turut berpartisipasi pada EF EPl tahun ini.

Senior Director, Research & Academic Partnership of EF Education First, Minh N. Tran mengungkapkan, indikator tingkat kemahiran rendah menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia dapat mengerti email dengan Bahasa Inggris sederhana atau terlibat dalam percakapan yang ringan.

"Negara dengan kemampuan Bahasa lnggris tingkat rendah menunjukan kemampuan bangsa tersebut masih dalam tahap mengonsumsi dan belum mampu melakukan negosiasi, mediasi maupun melobi, bahkan berkompetisi dengan negara lain dalam bahasa lnggris," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Data EF EPI 2017 menunjukkan nilai kecakapan bahasa Inggris rata-rata negara Asia adalah 53,60. Sebagai bahan perbandingan, nilai rata-rata kecakapan bahasa lnggris di Indonesia adalah 52,15 yaitu masih di bawah angka rata-rata kecakapan bahasa Inggris di kawasan Asia.

Sementara untuk kawasan Asia Tenggara, Singapura mempunyai tingkat kecakapan tertinggi dengan nilai 66.03 dan menempati peringkat lima di seluruh dunia dengan tingkat Kemahiran Sangat Tinggi, disusul oleh Malaysia (peringkat 13 dengan nilai 61,07) kemudian Filipina (peringkat 15 dengan nilai 60,59) pada tingkat Kemahiran Tinggi.

Eileen Rahman, Konsultan dan Praktisi Human Resources mengatakan kemampuan berbahasa lnggris merupakan modal suatu negara untuk mampu bersaing dalam dunia perekonomian yang lebih luas, seperti salah satunya pada komunitas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

MEA kata dia seharusnya menjadi sebuah kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan dan membuktikan daya saing masyarakat Indonesia dalam memenangkan persaingan ekonomi global. Namun untuk mencapainya, tentunya diperiukan kesiapan dari sisi sumber daya manusia atau tenaga kerja.

“Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan masyarakat global. Terbatasnya kemampuan berkomunikasi dapat membuat kemampuan bersaing individu menjadi kurang dan pada akhirnya dapat mengakibatkan peluang karir dan bisnis menjadi terhambat," tutup Eileen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Les Bahasa Inggris Kini Bisa via Video Call

Les Bahasa Inggris Kini Bisa via Video Call

Lifestyle | Rabu, 06 Desember 2017 | 17:18 WIB

Mendadak Cas Cis Cus Bahasa Asing karena Minuman Ini

Mendadak Cas Cis Cus Bahasa Asing karena Minuman Ini

Lifestyle | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 12:05 WIB

Bahasa Asing Masih Jadi Kendala Lanjutkan S2 di Luar Negeri

Bahasa Asing Masih Jadi Kendala Lanjutkan S2 di Luar Negeri

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:54 WIB

Asyiknya Semakin Mahir Berbahasa Asing Bersama Polyglot Indonesia

Asyiknya Semakin Mahir Berbahasa Asing Bersama Polyglot Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 14 Januari 2017 | 11:58 WIB

Kuasai Beberapa Bahasa Asing Percepat Kesembuhan Pasien Stroke

Kuasai Beberapa Bahasa Asing Percepat Kesembuhan Pasien Stroke

Health | Selasa, 24 November 2015 | 12:26 WIB

Menguasai Bahasa Asing Baik Untuk Otak

Menguasai Bahasa Asing Baik Untuk Otak

Health | Senin, 17 November 2014 | 19:30 WIB

Terkini

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB