Praveen/Debby Tumbang di Laga Perdana

Syaiful Rachman | Suara.com

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:59 WIB
Praveen/Debby Tumbang di Laga Perdana
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto. [Humas PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto terpaksa menghentikan langkahnya lebih awal dalam turnamen bulu tangkis Super Series Finals 2017 di Dubai setelah kalah di pertandingan perdana dari duet Hong Kong.

Dalam pertandingan turnamen penutup level super series 2017 yang dilangsungkan di Hamdan Sports Center, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (13/12/2017), pasangan rangking enam dunia ini harus menerima kenyataan dikalahkan pasangan Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet dengan skor 13-21, 21-14, 16-21.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Jakarta, di gim awal pertandingan, Praveen/Debby tampaknya masih belum menemukan formula terbaik untuk menahan laju pasangan kidal tersebut. Setelah tertinggal jauh 8-16, Praveen/Debby akhirnya merelakan gim pertama menjadi milik pasangan Hong Kong selepas duet Indonesia gagal memberi perlawanan lebih jauh.

Praveen/Debby akhirnya berhasil membalas kekalahan pada game kedua dengan memegang kendali permainan hingga unggul jauh 18-10 dan tidak bisa dikejar lagi oleh duet Hongkong. Sayangnya di game ketiga, kesalahan demi kesalahan beruntun dilakukan Praveen/Debby sehingga mereka tertinggal jauh 3-11 dan sulit untuk mengejar meskipun sempat mendekat 10-13.

"Ini adalah pertemuan pertama kami, jadi memang tadi masih meraba-raba permainan lawan. Di gim pertama kami masih belum tahu bagaimana mengatasi mereka. Kami sudah bisa membaca permainan lawan di gim kedua. Di game ketiga kami ketinggalannya terlalu jauh, walaupun sudah mencoba untuk mendekat, tetapi terlalu banyak selisih poinnya," kata Praveen seperti dalam keterangan yang disebarkan PP PBSI.

"Pasangan Hongkong ini cukup bagus, pemain putranya cover lapangannya bagus, permainannya cepat tapi halus," kata Debby menilai permainan lawannya.

Dengan hasil ini, maka Praveen/Debby harus berjuang keras untuk memenangkan dua laga berikutnya jika ingin lolos ke semifinal. Selanjutnya Praveen/Debby akan bertemu dengan unggulan pertama, Zheng Siwei/Chen Qingchen (Cina) dan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang).

Sementara itu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir baru akan bertanding sore ini sekitar pukul 16.00 waktu Dubai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dubai Jadi Pertarungan Terakhir Duet Praveen/Debby

Dubai Jadi Pertarungan Terakhir Duet Praveen/Debby

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 02:35 WIB

Praveen/Debby Harus Terhenti di Perempat Final Singapura Terbuka

Praveen/Debby Harus Terhenti di Perempat Final Singapura Terbuka

News | Jum'at, 14 April 2017 | 23:40 WIB

Target di Malaysia Open, Praveen/Debby: Mau Ketemu Owi/Butet

Target di Malaysia Open, Praveen/Debby: Mau Ketemu Owi/Butet

News | Kamis, 06 April 2017 | 07:16 WIB

Praveen/Debby Hanya Jadi Runner-up, Pelatih: Sudah Maksimal

Praveen/Debby Hanya Jadi Runner-up, Pelatih: Sudah Maksimal

News | Senin, 20 Maret 2017 | 07:19 WIB

Terkini

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB