Diundang Sandiaga, ICW: Harusnya Direspons, Bukan Undang Kita Om

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Sabtu, 16 Desember 2017 | 21:46 WIB
Diundang Sandiaga, ICW: Harusnya Direspons, Bukan Undang Kita Om
Koordinator ICW, Emerson Yuntho (kanan) di kantornya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang ingin mengundang ICW ke Balai Kota. Peneliti ICW Emerson Yuntho mengatakan, Sandiaga tidak seharusnya mengundang ICW ke Balai Kota, tetap hanya mereapon kritikan ICW soal ketertutupan informasi pada masa Anies-Sandiaga.

"Harusnya yang direspons, bukan undang kita om. Jadi dia harus buka video itu. Inikan kritik bukan hanya dari ICW, tapi banyak pihak. Bahwa ada soal ketertutupan yang dibangun Pemprov DKI Jakarta seperti menutup akses tadi. Nah, kritik-kritik ini bukan dibalas dengan dia harus memanggil kita. Tapi dia harus membuka dulu," katanya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2017).

ICW mengkritisi kepemimpinan Anies-Sandiaga yang tidak melanjutkan tradisi keterbukaan yang dilakukan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat. Anies-Sandiaga memilih tidak mengunggah video hasil rapat ke media sosial Youtube.

"Jadi, menurutku agak keliru juga memanggil ICW dan itu dianggap selesai. Jadi yang harus dilakukan adalah buka semua akses itu," kata Emerson.

Dia menilai, ada kemunduran dalam keterbukaan informasi saat kepemimpinan Anies-Sandiaga. Padahal, menurut dia, Ahok menerapkan keterbukaan informasi tersebut agar publik dapat melihat penyimpangan kebijakan Pemprov.

"Iya betul (ini kemunduran). Seperti apa yang dilakukan Ahok dengan membuka banyak akses rapat-rapat terbuka itu sudah menjadi langkah yang benar, untuk menghindari proses yang menyimpang. Karena itu seperti proses sidang, rapat tertutup itu kan berpeluang kongkalikong dan susah juga untuk ditagih misalnya program yang sudah diutarakan dalam rapat," katanya.

Sebelumnya, pada Jumat (15/12/2017) kemarin, Sandiaga mengatakan akan memanggil ICW.

"Kemarin diangkat lagi karena ICW bilang bahwa ini kemunduran. Saya undang ICW untuk datang ke Kadiskominfotik untuk lihat sendiri," kata Sandiaga.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ikut Aksi Bela Palestina? Sandiaga: Saya Ada Undangan Lain

Ikut Aksi Bela Palestina? Sandiaga: Saya Ada Undangan Lain

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 20:02 WIB

Sandiaga Uno: Saya Berharap Banyak Investor Tiongkok ke Jakarta

Sandiaga Uno: Saya Berharap Banyak Investor Tiongkok ke Jakarta

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 19:05 WIB

ICW: Surat Dakwaan Dibacakan, Setnov Langsung 'Mati Gaya'

ICW: Surat Dakwaan Dibacakan, Setnov Langsung 'Mati Gaya'

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 17:40 WIB

ICW: Dalam Berkas Putusan Irman Saja Tak Ada Nama Setnov

ICW: Dalam Berkas Putusan Irman Saja Tak Ada Nama Setnov

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 16:50 WIB

Saksikan FB Live Suara.com Bersama Sandiaga Uno Siang Ini

Saksikan FB Live Suara.com Bersama Sandiaga Uno Siang Ini

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:45 WIB

Saran ICW Agar Ketua DPR Baru Tak Bernasib Seperti Setnov

Saran ICW Agar Ketua DPR Baru Tak Bernasib Seperti Setnov

News | Selasa, 21 November 2017 | 13:33 WIB

Terkini

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×