Jalan Akses Desa Jember Terputus karena Longsor

Reza Gunadha

Selasa, 02 Januari 2018 | 07:24 WIB
Jalan Akses Desa Jember Terputus karena Longsor
ILUSTRASI - Bencana longsor, di Desa Jambesari, Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Selasa (17/10).

Suara.com - Akses yang menghubungkan dua desa, yakni Pace dan Mulyorejo, di Kabupaten Jember, Jawa Timur terputus akibat tanah longsor yang menutup jalan dengan lebar mencapai 4,8 meter, Senin (1/1/2018) malam.

"Hujan deras yang mengguyur Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo sejak pagi hingga malam hari, menyebabkan tanah longsor yang menutup akses jalan desa dengan ketinggian 19,40 meter, panjang 17,78 meter, dan lebar 4,8 meter," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo, Selasa (2/1/2018).

Dia menjelaskan, tanah longsor tersebut menyebabkan jalan dari Desa Pace ke Desa Mulyorejo di Kecamatan Silo terputus dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Pihak BPBD bersama relawan berusaha untuk menyingkirkan longsoran tanah.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena tanah longsor terjadi pada malam hari, sehingga kondisi jalan tersebut sepi dan tidak ada warga yang melintas," tuturnya.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember bersama Tim Baret dan Rangong Rescue, serta warga meninjau lokasi dan bergotong-royong menyingkirkan tanah yang menutupi jalan, agar akses jalan yang menghubungkan dua desa itu bisa dilalui.

"Petugas juga melakukan pemotongan kayu yang dipandang sangat membahayakan bila terjadi longsor susulan, karena dapat menimpa warga sewaktu-waktu yang melintas di jalan tersebut," katanya.

Ia menjelaskan upaya menyingkirkan longsoran tanah tersebut dengan menggunakan alat seadanya tidak maksimal, sehingga akan didatangkan alat berat untuk membantu petugas dalam mengevakuasi longsoran tanah yang menutup seluruh jalan desa itu.

"Hari ini pembersihan tanah longsor akan kembali dilanjutkan dengan menggunakan alat berat, sehingga diharapkan akses jalan Desa Pace ke Desa Mulyorejo bisa dilalui dan aktivitas warga bisa kembali normal," ujarnya.

baca juga

Pada pertengahan Desember 2017, akses jalan menuju Perkebunan Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, juga terputus akibat tebing longsor yang menutup setengah badan jalan menuju perkebunan setempat.

"Kawasan Desa Mulyorejo merupakan daerah yang rawan tanah longsor, sehingga warga diimbau meningkatkan kewaspadaan yang tinggi saat hujan deras mengguyur daerah setempat," katanya.

Berdasarkan data BPBD Jember, daerah rawan tanah longsor tersebar di 11 kecamatan, yakni Jelbuk, Arjasa, Sumberjambe, Silo, Mayang, Ledokombo, Patrang, Mumbulsari, Sumberbaru, Puger, dan Panti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bencana Tanah Bergerak, Musala Al Hikmah Ambruk

Bencana Tanah Bergerak, Musala Al Hikmah Ambruk

News | Selasa, 19 Desember 2017 | 10:54 WIB

Belasan Rumah di Banyumas Rusak Akibat Longsor

Belasan Rumah di Banyumas Rusak Akibat Longsor

News | Senin, 18 Desember 2017 | 07:51 WIB

Gara-gara Puting Beliung, Sakdiyah Luka Parah

Gara-gara Puting Beliung, Sakdiyah Luka Parah

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 22:41 WIB

Potensi Longsor di Pacitan, 305 Orang Diungsikan

Potensi Longsor di Pacitan, 305 Orang Diungsikan

News | Senin, 11 Desember 2017 | 01:15 WIB

Longsor Yogyakarta, Mayat Nenek Ditemukan dalam Posisi Peluk Cucu

Longsor Yogyakarta, Mayat Nenek Ditemukan dalam Posisi Peluk Cucu

News | Rabu, 29 November 2017 | 07:51 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×