1,5 Bulan Ditahan KPK, Begini Kondisi Kesehatan Setya Novanto

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 02 Januari 2018 | 13:45 WIB
1,5 Bulan Ditahan KPK, Begini Kondisi Kesehatan Setya Novanto
Deistri Astriani Tagor, istri terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, di ruang persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (20/12/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Sudah 1,5 bulan tersangka korupsi e-kTP Setya Novanto ditahan di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan. Setnov ditahan sejak, Senin (20/11/2017).

Selama itu, bagaimana kondisi kesehatan terkini Setnov. Setnov sempat mengklaim dirinya sakit sampai ada klaim dia mengalami kecelakaan dengan menabrak tiang lampu jalan.

Istri Ketua DPR nonaktif itu, Deisti Astriani Tagor menjenguk suaminya, Selasa (2/1/2018) siang. Setelah jenguk, Deisti keluar dari Rutan KPK sekitar pukul 12.00 WIB.

Tak banyak yang ia sampaikan kepada awak media. Tapi ia pastikan kondisi suaminya yang sudah menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi KTP berbasis elektronik, baik-baik saja.

"Alhamdulillah (Novanto) sehat," kata Deisti saat ditanya mengenai kondisi terkini Novanto.

Dia mengaku tak membawa sesuatu yang spesial hari ini untuk Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu. Dia mengklaim tak ada pembicaraan khusus antara dirinya dengan Novanto.

"Bawa biasa saja. Nggak ada kok yang spesial. Nggak ada (obrolan) apa-apa, biasa saja," ujarnya.

Saat ditanya mengenai kendala dari pemeriksaan Rumah Sakit Angkatan Darat terhadap Novanto, kata dia, tak ada kendala.

"Nggak ada (kendala). Sudah dulu ya," kata Deisti sambil memasuki mobil Vellfire warna hitam dengan plat nomor B 1676 LBS.

baca juga

Sementara itu, pengacara Novanto, Maqdir Ismail yang menemani Deisti juga menuturkan hal yang sama soal kesehatan kliennya.

"Beliau sehat, nggak ada masalah," ujar Maqdir.

Maqdir menerangkan pembicaraan antara dirinya, Deisti dan Novanto di dalam Rutan. Kata dia, tak jauh-jauh dari proses persidangan. Apapun keputusan hakim, mereka siap menerimanya.

"Ya pokok perkara kita siap untuk itu (ditolak). Itu kita diskusikan bisa saja menerima esepsi dan bisa menolak. Artinya kita siap dua-duanya. Siap dikabulkan dan ditolak," kata Maqdir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesibukan Fredrich Yunadi Usai Mundur dari Pengacara Novanto

Kesibukan Fredrich Yunadi Usai Mundur dari Pengacara Novanto

News | Senin, 01 Januari 2018 | 13:39 WIB

KPK Bawa Setya Novanto ke Rumah Sakit RSPAD, Ada Apa?

KPK Bawa Setya Novanto ke Rumah Sakit RSPAD, Ada Apa?

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 11:56 WIB

Setya Novanto Figur Paling Banyak Diberitakan Sepanjang 2017

Setya Novanto Figur Paling Banyak Diberitakan Sepanjang 2017

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 09:48 WIB

Jaksa KPK Puji Pengacara Setnov Dulu, Baru Beri Jawaban Telak

Jaksa KPK Puji Pengacara Setnov Dulu, Baru Beri Jawaban Telak

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 18:38 WIB

Jaksa Tuding Pengacara Setnov Salah Memahami Pasal 142 KUHAP

Jaksa Tuding Pengacara Setnov Salah Memahami Pasal 142 KUHAP

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 13:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×