Dari Balik Penjara, Ahok Diam-Diam Masih Bantu Siswa Tebus Ijazah

Reza Gunadha

Rabu, 03 Januari 2018 | 13:05 WIB
Dari Balik Penjara, Ahok Diam-Diam Masih Bantu Siswa Tebus Ijazah
Sidang putusan perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sejak lama dikenal gemar membantu warga yang memunyai kesulitan. Salah satunya adalah, membantu pelajar yang tak mampu membayar biaya sekolah demi mendapatkan ijazah.

Meski kekinian masih mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ternyata kegemarannya itu tak terhenti.

Termutakhir, Ahok membelas surat FM, siswi SMAN 3 Lamongan, Jawa Timur, yang "curhat" belum mendapat ijazah karena masih memunyai tunggakan “uang gedung” Rp2 juta.

Kisah ini viral dan sempat dituduh hoaks, setelah Natabael Ompusunggu—staf pribadinya—mengungkapkan kisah FM yang disebutkan siswi SMAN 30 Lamongan.

Dinas Pendidikan Jawa Timur sempat memberikan bantahan bahwa tak ada SMAN 30 di Lamongan. Namun, mereka membenarkan FM merupakan siswi SMAN 3 Lamongan. FM sendiri mengakui akhirnya bisa mendapatkan ijazahnya setelah mengadu pada Ahok.

"Sebenarnya itu bukan hal yang luar biasa ya, tidak istimewa. Karena sejak dulu Pak Ahok sudah sering membantu pelajar seperti itu," Natanael kepada Suara.com, Rabu (3/1/2018).

Ahok harus menjalani hukuman 2 tahun penjara, karena dinilai bersalah setelah mengutip surah Al Maidah ayat 51 Alquran ketika berpidato.

Tapi, pemenjaraan itu tidak lantas menghentikan niat Ahok untuk menolong orang-orang yang memerlukan bantuan.

"Karena sampai sekarang dia masih bantu-bantu orang yang butuh bantuan. Masih sering menebus ijazah siswa walau ada di penjara," terangnya.

Bedanya, kata Nael, Ahok dulu hanya menebus ijazah para pelajar yang terkendala di kawasan Jakarta. Sementara pada kasus FM, adalah kebetulan karena yang bersangkutan berada di Jatim.

Nael menegaskan, bantuan Ahok kepada FM tersebut tidak memunyai motif politik atau apa pun. Bantuan itu murni karena rasa kemanusiaan.

"Ini kasusnya di Lamongan. Pak Ahok juga tidak kenal (FM). Sekolahnya di Lamongan di mananya juga Pak Ahok tidak tahu. Saya juga tidak kenal," tuturnya.

Nael menuturkan, FM kemungkinan mengetahui Ahok sering membantu pelajar yang bernasib sama seperti dirinya melalui informasi di media-media sosial.

“Dia (FM) mungkin sering lihat di media-media sosial bahwa Pak Ahok banyak membantu siswa yang tak mampu membayar tunggakan guna menebus ijazah. Dia lalu mengirim surat ke Pak Ahok tiga bulan lalu dan ternyata dibalas,” kata Nael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantu Siswi Lamongan, Ahok dan Stafnya Sempat Dituduh Sebar Hoaks

Bantu Siswi Lamongan, Ahok dan Stafnya Sempat Dituduh Sebar Hoaks

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 12:09 WIB

Kisah Siswi Lamongan Tulis Surat ke Ahok Minta Tebuskan Ijazah

Kisah Siswi Lamongan Tulis Surat ke Ahok Minta Tebuskan Ijazah

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 11:05 WIB

Sejak Era Ahok, Perjalanan Dinas Pejabat DKI Rp1,5 Juta Per Hari

Sejak Era Ahok, Perjalanan Dinas Pejabat DKI Rp1,5 Juta Per Hari

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 17:39 WIB

Natal Pertama Ahok di Penjara, Begini Suasananya

Natal Pertama Ahok di Penjara, Begini Suasananya

News | Senin, 25 Desember 2017 | 22:26 WIB

Ahok Tuliskan Kalimat Indah Rayakan Natal, Warganet Terharu

Ahok Tuliskan Kalimat Indah Rayakan Natal, Warganet Terharu

Tekno | Senin, 25 Desember 2017 | 15:04 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB