PDIP Tanggapi Ketidakadilan yang Dirasakan Demokrat di Pilkada

Yazir Farouk | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 04 Januari 2018 | 22:40 WIB
PDIP Tanggapi Ketidakadilan yang Dirasakan Demokrat di Pilkada
Sekretaris PDI P Hasto Kristiyanto (Suara.com/Ummay)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu tidak pernah mengeluh atau merasa diintervensi. Hal ini dikatakan Hasto merespons pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan.

"Coba ya kalau kita lihat, PDIP punya pengalaman bagimana kami diintervensi, bagiamana kantor partai kami diserang, bagiama kami tidak bisa ikut pemilu, kami tetap diam," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

"Ketika Pilkada di Bali lima tahu yang lalu kami merasakan ada upaya sistematis. Kamipun tidak membuat puisi melow dramatik," ujarnya menambahkan.

Hasto mengklaim saat partai berlambang banteng diserang dan dan diintervensi oleh pihak luar, tidak pernah 'curhat' ke media.

"Kami lebih bersikap menyatu dengan rakyat, kami tidak menampilkan wajah seolah kami jadi korban daripada kami membuat sebuah derama tidak perlu," katanya.

Malam dini hari tadi petinggi Partai Demokrat menggelar konferensi pers terkait adanya dugaan ketidak adilan dan kesewenangan yang dialami sejumlah kader partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono.

"Permasalahan penting yang dimaksud adalah terjadinya perlakuan yang tidak adil dan sewenang-wenang pada kader Demorkat pada pemilihan kepala daerah," kata Hinca seusai menggelar rapat tertutup di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi Nomor 41, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).

Hinca mengungkapkan, ketidakadilan itu pertama terjadi di Pilkada Jakarta 2017 lalu. Saat itu Demokrat menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

"Semuala Partai Demokrat memilih mengalah dan menahan diri dengan harapan hal seperti ini nggak terjadi lagi. Ternyata perlakuan gak adil ini terjadi lagi," kata Hinca.

Kemudian ia menyebut ketidakadilan itu terulang ketika kader terbaik Demokrat, yakni Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur Syaharie Jaang delapan kali dipanggil oleh salah satu partai politik.

Jaang, kata Hinca, diminta parpol tersebut agar mau berpasangan dengan Kapolda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin, di Pilkada Kaltim 2018. Padahal, Wali Kota Samarinda itu sudah dipasangkan dengan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Hinca menyebut akan ada kasus hukum yang dibuka oleh pihak kepolisian jika Jaang tidak mau berpasangan dengan Safaruddin.

"Tentu secara etika politik nggak baik kalau sudah berjalan. Kalau tidak (mau berpasangan) maka akan ada kasus hukum yang diangkat," ujar Hinca.

PDIP Membantah

Hasto menjelaskan, Pelaksanaan Tugas DPD PDI Perjuangan di Kalimantan Timur adalah Djarot Saiful Hidayat. Ia membenarkan Djarot pernah melangsungkan pertemuan dengan Jaang, tetapi PDIP tidak memaksa Jaang untuk berpasangan dengan calon lain diluar intruksi Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Usung John Wempi-Habel Meikias di Pilkada Papua 2018

PDIP Usung John Wempi-Habel Meikias di Pilkada Papua 2018

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 15:11 WIB

Besok, SBY Umumkan 171 Jago yang Diusung untuk Pilkada 2018

Besok, SBY Umumkan 171 Jago yang Diusung untuk Pilkada 2018

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 08:16 WIB

Terungkap!  "Ketidakadilan" di Pilkada Jakarta 2017

Terungkap! "Ketidakadilan" di Pilkada Jakarta 2017

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 08:13 WIB

Demokrat Juga Ungkap Tindakan Sewenang-wenang Jelang Pilgub Papua

Demokrat Juga Ungkap Tindakan Sewenang-wenang Jelang Pilgub Papua

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 03:04 WIB

Jaang Dipolisikan Jelang Pilkada Kaltim, Demokrat Merasa Dizalimi

Jaang Dipolisikan Jelang Pilkada Kaltim, Demokrat Merasa Dizalimi

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 02:24 WIB

Terkini

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:40 WIB

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:38 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:18 WIB

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:16 WIB

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Inflasi April Terkendali 2,42%,  Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:09 WIB

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:08 WIB

Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok

Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:03 WIB