Misteri Raibnya Tali Pocong Hendra, si Penghayat Ilmu Kebatinan

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Sabtu, 06 Januari 2018 | 07:40 WIB
Misteri Raibnya Tali Pocong Hendra, si Penghayat Ilmu Kebatinan
Papan nisan kuburan almarhum M. Hendra Solahi [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Berolahraga di pekuburan bukan hal yang lazim, tapi bagi Alimin, itu adalah bagian rutinitasnya sebagai penggali liang lahat di kompleks pemakaman Jalan Taman Abadi RW3 Sawah Besar, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Namun, yang tak biasa dari olahraga Alimin pada Jumat, 29 Desember 2017, adalah kabar yang membuatnya panik: makam orang yang baru sehari ia gali dibongkar orang misterius.

Jumat hari itu masih pagi. Seingat Alimin yang sudah mulai menjadi pelupa, jam baru menunjukkan pukul 07.00 WIB, saat itu didatangi tiga orang warga.

"Mana tempat almarhum Hendra dikuburin, pak," kata seorang perempuan, ditirukan Alimin ketika ditemui Suara.com, Jumat (5/1/2017).

"Ada di sebelah situ," jawab Alimin.

Alimin sudah biasa ditanya-tanya peziarah. Setelah menjawab, dia kembali meneruskan aktivitas. Sementara orang-orang yang tak dikenal Alimin itu pergi ke arah yang ditunjuk tadi.

Tapi tak lama kemudian, salah satu tamu kuburan kembali lagi mendatangi Alimin. Sementara dua lainnya masih di kuburan Hendra.

"Kok kuburan Hendra terbongkar,” tanya orang itu kepada Alimin yang sontak kaget.

baca juga

Alimin lantas berhenti berolahraga dan segera menuju makam Hendra untuk memeriksa, karena ia tak begitu saja percaya.

"Saya langsung lari lihat. Ternyata benar. Kaget saya makam dibongkar," tuturnya.

Benar-benar pemandangan tak lazim. Baru kali ini, Alimin melihat sebuah kuburan terbongkar.

"Papan nisan nggak ada."

"Terus saya turun lihat (jenazah), tali pocongnya juga nggak ada."

Alimin segera memberitahukan kasus ini ke tokoh masyarakat. Lalu, informasinya diteruskan ke kantor polisi.

Warga berduyun-duyun mendatangi makam. Mereka penasaran dengan apa yang telah terjadi. Tak lama kemudian, polisi datang.

"Ini saya nggak nyangka mas. Baru pertama kali ini. Saya sudah dari tahun 1990 jadi penggali kubur. Ini baru saya temuin di sini," ujar Alimin.

Tunawisma

Nama lengkapnya M Hendra Solahi. Dia lahir tahun 1970. Wafat 28 Desember 2017. Hendra seorang tunawisma. Dia sering bantu-bantu membersihkan musala dekat kuburan.

Alimin teringat 27 Desember 2017. Waktu itu, dia bersama dua rekannya menggali liang lahat untuk menguburkan jenazah temannya itu. hari itu tak ada firasat apa-apa. Proses penggalian tanah berlangsung lancar.

"Baik - baik aja. Saya kaget kok bisa kayak gini," kata Alimin.

Sudah beberapa bulan terakhir, Hendra sering tidur di musala dekat kuburan. Pada waktu Suara.com datang ke kuburan, beberapa anak sedang bermain.

"Ya, tempat main kami ini sama teman-teman. Biasa buat main lari-larian di sini (pemakaman)," kata Rifki (14).

Anak-anak itu mengenal Hendra. Di mata mereka, Hendra orang baik. Saking baiknya, mereka tak merasa takut dengan kuburan Hendra.

"Ya, tahu ada kejadian itu bang. Tapi nggak takutlah. Yang meninggal orang baik kok, suka main juga sama anak-anak di sini."

Asbi (14) bilang Hendra setiap sore bermain dengan anak-anak. Anak-anak memanggilnya Bang Capung.

Bang Capung yang dikenal jago menggambar.

"Suka bercanda sama kita di sini. Kan dia baik. Suka gambar di kertas gambar binatang sama Doraemon bagus," ujar Asbi.

Mendiang Hendra pernah mempelajari ilmu kebatinan semasa hidupnya. Hal itu diketahui setelah polisi meminta keterangan keluarga almarhum.

"Almarhum (M Hendra) selama hidupnya pernah berguru menuntut ilmu kebatinan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel Ajun Komisaris Alexander Yurikho kepada Suara.com melalui keterangan tertulis, Jumat (5/1/2017).

Hendra meninggal dunia karena mengalami sakit. Keluarga kemudian menguburkan jenazah pria lulusan SMA itu di Pemakaman Taman Abadi RT 2, RW 3, Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Kamis (28/12).

Menurut Alexander, sehari kemudian, warga melihat kuburan almarhum telah dibongkar. Saat diperiksa, kondisi tiga buah papan penutup kuburan tersebut telah terbuka.

Kasus langka

Sudah memasuki satu pekan, polisi belum bisa mengungkap kasus pencurian tali pocong dan nisan makam Hendra.

"Penyelidikan masih berjalan," kata Alexander.

Alexander mengatakan kasus tersebut termasuk langka. "Ini baru pertama kali."

Polisi sudah menginterogasi 11 saksi. Tetapi, misteri hilangnya tali pocong dan nisan belum terpecahkan.

"Yang kami periksa warga sekitar makam dan keluarga almarhum," kata Alexander.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tali Pocong Dicuri, Semasa Hidup Hendra Berguru 'Ilmu Hitam'

Tali Pocong Dicuri, Semasa Hidup Hendra Berguru 'Ilmu Hitam'

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 21:18 WIB

Makam di Ciputat Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

Makam di Ciputat Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 16:24 WIB

Geger Maling Kuburan, Tali Pocong dan Gelu Jenazah Aminah Raib

Geger Maling Kuburan, Tali Pocong dan Gelu Jenazah Aminah Raib

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 07:48 WIB

Coba Maling Kuburan Usai Ngaben, Pelajar di Bali Dibekuk Warga

Coba Maling Kuburan Usai Ngaben, Pelajar di Bali Dibekuk Warga

News | Sabtu, 15 Juli 2017 | 11:02 WIB

Tak Punya Uang, Kakek Ini Sahur dan Buka Puasa Pakai Air Putih

Tak Punya Uang, Kakek Ini Sahur dan Buka Puasa Pakai Air Putih

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 19:50 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB