Selasar Gedung BEI Ambruk: Jumlah Korban dan Misteri Penyebabnya

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 16 Januari 2018 | 07:00 WIB
Selasar Gedung BEI Ambruk: Jumlah Korban dan Misteri Penyebabnya
Selasar Gedung BEI ambruk. [suara.com/ Oke Atmaja]

Selasar Tower II gedung BEI (Bursa Efek Indonesia) ambruk pada Senin (15/1/2018) siang tepat pada pukul 11.58 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan jatuhnya puluhan korban luka-luka, di mana sebagian diantaranya adalah mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang sedang melakukan studi banding di BEI.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, total korban luka-luka tercatat 72 orang. Sebanyak 28 orang dirawat di RS Siloam, 17 orang di RS TNI AL Mintohardjo, 20 orang di RS Jakarta, 7 orang di RS Pusat Pertamina tujuh orang, dan 1 orang di RS Tarakan.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menyatakan siap menanggung segala biaya pengobatan bagi korban yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) jika terdapat korban dalam kondisi yang cukup parah sehingga menghabiskan waktu yang cukup panjang untuk pemulihan dalam proses perawatan sebagai pengganti penghasilan yang hilang karena tidak bekerja.

"Kami juga mengharapkan laporan dari bagian SDM perusahaan tempat korban bekerja agar santunan dan pengobatan dapat diproses segera," ujar Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif dikutip dari Antara.

Suara.com -

Studi Banding

 Nahas bagi puluhan mahasiswa semester lima Program Studi Akuntansi Universitas Bina Darma (UBD) Palembang yang sedang melakukan kunjungan ke BEI. Rombongan yang berangkat dari Palembang pada Minggu (14/1/2018) itu harus mengalami peristiwa yang tak menyenangkan dalam kunjungan tersebut.

Total, ada 90 orang, termasuk beberapa orang dosen, yang tergabung dalam rombongan tersebut. Selain melakukan studi banding ke BEI, mereka juga berencana mendatangi sejumlah tempat lain.

Tidak semua mahasiswa berada di lokasi kejadian dan turut menjadi korban. Berdasarkan catatan, hanya ada 50 orang yang melakukan kegiatan di BEI.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dari rombongan mereka. Namun, terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami patah tulang leher dan kaki, serta terdapat 17 mahasiswa yang mengalami cedera dan luka ringan.

Mahasiswa yang mengalami cedera dan luka ringan setelah melakukan pemeriksaan dan pengobatan di sejumlah rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian kini sudah bergabung kembali dengan rombongan.

“Sedangkan mahasiswa yang mengalami patah tulang leher dan kaki, akan terus dilakukan pendampingan oleh dosen dan dipastikan mendapatkan perawatan dari rumah sakit secara maksimal hingga sembuh total,” tuturnya.

Dari rekaman kamera CCTV yang terpasang di sekitar selasar BEI, terlihat detik-detik di mana sejumlah anggota rombongan tak berdaya saat selasar yang mereka pijak tiba-tiba ambruk. 

 

Aneh Tapi Nyata

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB