Tokoh Islam Moderat, Cak Imin Dinilai Layak Jadi Cawapres

Yazir Farouk | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 27 Januari 2018 | 18:00 WIB
Tokoh Islam Moderat, Cak Imin Dinilai Layak Jadi Cawapres
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) didampingi Anggota Dewan Syuro PKB Abdul Ghofur (kedua kiri) menggelar dialog keagamaan, di Jakarta, Minggu (3/9). Dialog itu antara lain membahas krisis etnis Rohingya di Myanmar. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengamat Politik Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai sosok Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin lebih berpeluang menjadi Calon Wakil Presiden dibandingkan dengan tokoh-tokoh muda Islam lainnya.

"Kalau Cak Imin dari sekarang mau melakukan kerja lebih giat untuk mengenalkan dirinya kepada publik menjadi Cawapres, saya kira akan mendulang elektabilitas yang baik," kata Ray dalam bertajuk Menemukan Tokoh Muda dan Islam di Bakoel Koffe, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, (27/1/2018).

Menurut Ray, saat ini elektabilitas Cak Imin mencapai 14 persen berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia. Elektabilitas Cak Imin bisa saja terus meningkat karena survei ini dilakukan pada Desember 2017.

"Jumlah elektabilitas Cak Imin kan saat ini prosentasinya mencapai 14 persen, dan itu akan bisa lebih naik lagi," katanya.

Dengan demikian, menurut dia, Cak Imin layak dinobatkan menjadi Cawapres di pemilu 2019.

"Elektabilitas Cak Imin lebih unggul dengan tokoh-tokoh Islam yang muncul menjadi Cawapres, seperti Zulkifli Hasan, Romyhurmuzy dan lainnya, jadi Cak Imin pantas dinobatkan menjadi cawapres," kata Ray.

Ray kemudian memaparkan alasan Cak Imin didukung oleh kelompok Muslim dan non Muslim. Menurutnya Cak Imin masih muda, elektabilitas PKB tetap bagus, memiliki wajah Islam yang moderat.

Sedangkan, pemilih di Indonesia itu, lebih cenderung menyukai sosok yang islam moderat.

"Pemilih lebih suka figur Islam yang dialogis, ramah terhadap perbedaan, menghargai keberagaman," kata Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Tito Karnavian Kompeten Calon Pendamping Jokowi

Pengamat: Tito Karnavian Kompeten Calon Pendamping Jokowi

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 21:55 WIB

Moeldoko dan Budi Gunawan Berpeluang Jadi Cawapres Jokowi

Moeldoko dan Budi Gunawan Berpeluang Jadi Cawapres Jokowi

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 17:26 WIB

LSI Prediksi Prabowo akan Ditinggal Koalisi Merah Putih

LSI Prediksi Prabowo akan Ditinggal Koalisi Merah Putih

News | Rabu, 24 Januari 2018 | 19:28 WIB

LSI:  Muhaimin dan AHY Bisa Naikkan Elektabilitas Partai

LSI: Muhaimin dan AHY Bisa Naikkan Elektabilitas Partai

News | Rabu, 24 Januari 2018 | 18:32 WIB

Diisukan Mau Duet dengan Hendropriyono, Luhut: Fitnah yang Keji

Diisukan Mau Duet dengan Hendropriyono, Luhut: Fitnah yang Keji

News | Selasa, 23 Januari 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB