Klaim Sikap Gamawan Beda dengan Kesaksian Terpidana Korupsi e-KTP

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 29 Januari 2018 | 13:55 WIB
Klaim Sikap Gamawan Beda dengan Kesaksian Terpidana Korupsi e-KTP
Mantan Mendagri Gamawan Fauzi menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/11).

Suara.com - Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku sempat marah-marah ketika mendengar isu pejabat Kemendagri mendapat uang Rp78 miliar dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong terkait proyek e-KTP.

Hal itu disampaikan Gamawan saat hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018).

"Ya marahlah saya, ada isu orang terima duit. Saya dengar isunya ada yang terima uang, saya marah-marahin," kata Gamawan.

Kesaksian Gamawan berbeda dengan kesaksian Irman dan Sugiharto dalam sidang, Kamis (25/1/2018) lalu. Pada saat itu keduanya mengatakan saat dipanggil oleh Gamawan untuk memastikan informasi yang disampaikan Semretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraeni tersebut, Gamawan hanya diam.

Namun, Irman mengatakan saat itu dia mengatakan kepada Gamawan bahwa informasi penerimaan uang Rp78 miliar tidak benar. Sebab, hal itu masih dalam tahap rencana dari Andi Narogong.

"Pak Menteri hanya diam, seharusnya dia melarangkan untuk menerima uang," kata hakim ketika mendengar jawaban Irman dan Sugiharto.

Sebagai Mendagri, Gamawan Fauzi merupakan salah satu pihak yang ikut pembahasan proyek e-KTP 2011 mewakili pemerintah di DPR. Namun Gamawan bersikeras bantah pernah terima uang atau barang dari proyek e-KTP.

Kendati begitu, dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap Setya Novanto, Gamawan disebut terima uang sejumlah 4,5 juta dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Uang E-KTP, Gamawan: Saya Siap Dihukum Mati yang Mulia

Soal Uang E-KTP, Gamawan: Saya Siap Dihukum Mati yang Mulia

News | Senin, 29 Januari 2018 | 12:54 WIB

Ditanya Jika Jadi TSK, Gamawan Fauzi: Saya Terserah Hukum Saja

Ditanya Jika Jadi TSK, Gamawan Fauzi: Saya Terserah Hukum Saja

News | Senin, 29 Januari 2018 | 12:25 WIB

Gamawan Bantah Terima Aset dari Pemenang Tender Proyek e-KTP

Gamawan Bantah Terima Aset dari Pemenang Tender Proyek e-KTP

News | Senin, 29 Januari 2018 | 11:55 WIB

Gamawan Fauzi Berdalih Omongan SBY Soal e-kTP Normatif

Gamawan Fauzi Berdalih Omongan SBY Soal e-kTP Normatif

News | Senin, 29 Januari 2018 | 10:50 WIB

Sering Disebut Terkait e-KTP, Gamawan Jadi Saksi Sidang Novanto

Sering Disebut Terkait e-KTP, Gamawan Jadi Saksi Sidang Novanto

News | Senin, 29 Januari 2018 | 10:29 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB