Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB
Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Arab Saudi menggalang koalisi 14 negara untuk mengamankan jalur minyak Laut Merah dari Houthi. 

  • Ancaman blokade Houthi memicu penurunan drastis lalu lintas kapal kargo di Selat Bab el-Mandeb. 

  • Harga minyak mentah Brent terkoreksi ke 90 dolar AS per barel di tengah eskalasi geopolitik.

Suara.com - Arab Saudi memimpin pembentukan koalisi pertahanan maritim internasional untuk melindungi jalur pelayaran vital ekspor minyak dari ancaman kelompok milisi Houthi Yaman. Inisiatif ini dirancang guna mencegah kelumpuhan rantai pasok energi global akibat potensi gangguan keamanan di kawasan Laut Merah.

Pertemuan strategis yang digagas Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh menghimpun perwakilan hampir 50 negara dunia. Fokus utama pembahasan adalah pengamanan koridor maritim strategis mencakup Selat Bab al-Mandeb, Laut Merah, hingga Teluk Aden.

Dikutip dari The Hills, sebanyak 14 negara resmi mengonfirmasi komitmen mereka untuk bergabung dalam aliansi militer tersebut, termasuk Turki, Mesir, Nigeria, serta Pakistan. Langkah penggalangan kekuatan ini merespons gertakan milisi Houthi yang berikrar memberlakukan blokade laut terhadap armada kapal Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb.

ilustrasi Laut Merah [Suara.com/Google Maps]
ilustrasi Laut Merah [Suara.com/Google Maps]

Pemerintah Pakistan mengecam keras gertakan kelompok Houthi dan menilai rencana blokade tersebut melanggar aturan hukum internasional. Ancaman milisi yang disokong Iran tersebut dilontarkan sebagai balasan atas penyerangan yang menghancurkan Bandara Internasional Sanaa di Yaman utara.

Meskipun demikian, pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi secara resmi menyatakan bertanggung jawab atas serangan udara di bandara tersebut.

Eskalasi keamanan di kawasan Laut Merah kian menjadi sorotan kritis seiring membara kembalinya konflik Amerika Serikat dan Iran sejak Februari lalu.

Ketegangan tersebut memicu penutupan parsial hingga total di Selat Hormuz, yang melayani transit seperlima kebutuhan minyak bumi dunia.

Data platform analitik Kpler mencatat arus lalu lintas kapal kargo di Laut Merah merosot drastis hingga menyentuh angka 11 kapal per hari.

Capaian angka melintas tersebut menjadi rekor terendah dalam beberapa bulan terakhir akibat kewaspadaan pelaku industri pelayaran.

baca juga

Milisi Houthi terus mengklaim serangkaian operasi serangan terhadap armada kapal Arab Saudi meski wilayah kekuasaan mereka di Yaman terus digempur.

Sebelumnya, kelompok Houthi juga menargetkan wilayah Israel dan jalur pelayaran internasional sebagai bentuk dukungan terhadap milisi Hamas.

Di tengah gejolak militer ini, harga minyak mentah acuan Brent melandai ke level lebih dari 90 dolar AS per barel.

Pergerakan harga tersebut terkoreksi setelah sempat melonjak hingga menembus angka 101 dolar AS per barel pada pekan sebelumnya.

Konflik berkepanjangan di Yaman dan eskalasi geopolitik Timur Tengah telah menempatkan kawasan Laut Merah sebagai titik rawan keamanan global.

Selat Bab al-Mandeb merupakan alur pelayaran utama yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, menjadi urat nadi distribusi komoditas energi dunia. Serangan bertubi-tubi terhadap kapal tanker minyak berpotensi memicu krisis energi dunia serta melonjaknya biaya logistik global secara masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:26 WIB

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

×