Ada Bom Bunuh Diri, Ini Alasan Jokowi Masih Berani ke Afghanistan

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 31 Januari 2018 | 14:32 WIB
Ada Bom Bunuh Diri, Ini Alasan Jokowi Masih Berani ke Afghanistan
Presiden Joko Widodo bertemu Presiden Afghanistan Ashraf Ghan. [Foto Rusman - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan alasannya yang berani berkunjung ke Afghanistan di tengah situasi konflik di sana, Senin (29/1/2018) lalu. Padahal dua hari sebelumnya di Kabul terjadi ledakan bom bunuh diri yang menewaskan korban mencapai 103 orang.

"Ya, wong memang sudah direncanakan.‎ Itu kan satu kawasan, Asia Selatan. Karena kita harus mengerti ya," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (31/1/2018).

Dia menjelaskan, lawatannya ke Afghanistan merupakan kunjungan balasan dari Presiden ‎Ashraf Ghani yang telah berkunjung ke Indonesia beberapa waktu silam. Sebelumnya juga telah datang ke Indonesia Ibu Negara Afghanistan dan sejumlah ulama besar Afghanistan.

"Jadi kalau kita ke sana, kita ingin kunjungan balik. ‎Nanti akan ditindaklanjuti Pak Wapres Jusuf Kalla pada Februari," ujar dia.

Pemerintah Afghanistan ‎meminta bantuan Indonesia agar dapat membangun perdamaian di sana. Sebab sampai saat ini konflik, perang saudara masih terjadi di Afghanistan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia bersedia terlibat dalam menciptakan perdamaian di Afghanistan‎ sebagai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

"Dari sana menginginkan kita bisa memediasi. Itu ya kewajiban kita untuk ikut menjaga perdamaian dunia, dan itu diamanatkan oleh konstitusi," kata dia.

Sementara itu, kunjungan Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan di Kabul, Afghanistan, terbilang singkat, tidak kurang dari 6 jam. Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada hari Senin 29 Januari 2018, rombongan tiba di Kabul, Afghanistan pada pukul 11.40 WS (waktu setempat) atau 14.10 WIB dan meninggalkan Kabul pada pukul 17.25 WS ‎atau 20.05 WIB.

Dari bandara internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bergerak menembus salju dan angin dingin sepanjang jalan menuju Istana Presiden Agr yang ditempuh selama 10 menit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenderal Polisi Akan Jadi Plt Gubernur Belum Dilaporkan ke Jokowi

Jenderal Polisi Akan Jadi Plt Gubernur Belum Dilaporkan ke Jokowi

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 13:07 WIB

Ini Penjelasan Jokowi Soal Jadi Imam Presiden Afghanistan

Ini Penjelasan Jokowi Soal Jadi Imam Presiden Afghanistan

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 11:56 WIB

Tim 7 Dibentuk untuk Kembali Menangkan Jokowi 2019

Tim 7 Dibentuk untuk Kembali Menangkan Jokowi 2019

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 11:17 WIB

Fahri Hamzah Prediksi Ada Capres Baru Selain Jokowi dan Prabowo

Fahri Hamzah Prediksi Ada Capres Baru Selain Jokowi dan Prabowo

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 18:33 WIB

Terkini

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB