Soal Rekomendasi Penataan PKL Jatibaru, Polda Optimis Disetujui

Kamis, 01 Februari 2018 | 20:29 WIB
Soal Rekomendasi Penataan PKL Jatibaru, Polda Optimis Disetujui
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menempati tenda untuk berdagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12).

Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra mengaku, optimistis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyetujui enam poin dari surat rekomendasi, mengenai dampak penutupan Jalan Raya Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk kegiatan pedagang kaki lima.

Pasalnya, kata Halim, setelah rekomendasi itu dikirim, Pemprov DKI sudah membuka satu ruas jalan tersebut untuk kendaraan melintas.

"Tetap kami sampaikan, ini harus dievaluasi. Buktinya satu jalur lagi kan sudah dibuka kemarin. Sudah dibuka dan sudah dilalui oleh angkot. Kemudian Kadishub bicara dengan saya bahwa itu akan diajak bekerja sama dengan Ok Otrip," kata Halim saat dikonfirmasi, Kamis (1/2/2018).

Halim menyampaikan, enam rekomendasi itu salah satunya meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melibatkan polisi saat membuat kebijakan yang menyangkut lalu lintas.

"Ya enam rekomendasi itu, saya minta dilibatkan. Dalam tahap perizinan itu juga harus melibatkan kami. Kan kenyataannya tidak diikutkan dalam tahap perencanaan, langsung ada kebijakan. Makanya poin pertama itu (polisi meminta) perlu dilibatkan," kata dia.

Halim mengaku menyerahkan seluruhnya kepada pemerintah soal penataan PKL. Dia tetap menyarankan agar para PKL tersebut diberi tempat yang lebih layak dan tidak melanggar aturan yang ada.

"Tempat yang layak dan terbaik. Karena kan Pemda lebih mengerti," kata dia.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyerahkan surat rekomendasi ke Pemprov DKI Jakarta pada 25 Desember 2017 lalu.

Surat rekomendasi itu diberikan setelah polisi melakukan evaluasi terhadap dampak penutupan Jalan Jatibaru.

Baca Juga: Begini Cara Kerja Dalang Order Fiktif 10 Driver Grab Car

"Hasil pengamantan, survey ada kemacetan kepadatan ke arah Slipi kemudian Jatibaru ada kepadatan di jam-jam tertentu," kata Halim, Jumat (26/1/2018).

Selama Jalan Raya Jatibaru ditutup, kemacetan lalu lintas di ruas jalan lain naik signifikan hingga mencapai 60 persen.

"Berdasarkan pengamatan kami (kemacetan) 60 persen mengalami kenaikan," kara dia .

Dia juga menganggap dengan penutupan kawasan tersebut, juga menimbulkan masalah baru.

"Jadi 6 rekomendasi dan 3 yang kita sebut karena sudah buat masalah baru, seperti banyak angkot yang antri, menggangu pejalan kaki," katanya.

Salah satu isi rekomendasi yang diberikan, polisi meminta agar Pemprov DKI mengembalikan fungsi Jalan Raya Jatibaru untuk lalu lintas kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI