Presiden Afghanistan Tuntut Pakistan Lawan Taliban

Yazir Farouk

Sabtu, 03 Februari 2018 | 02:45 WIB
Presiden Afghanistan Tuntut Pakistan Lawan Taliban
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani [AFP]

Suara.com - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Jumat (2/2/2018) menuduh Pakistan gagal melawan Taliban dan menjanjikan rencana keamanan baru untuk Kabul. Hal ini disampaikan menyusul serangan mematikan di Ibu kota Afghanistan, Kabul, pada bulan lalu.

Afghanistan memang telah lama menuduh Pakistan membantu teroris dengan memberi perlindungan dan bantuan kepada para pemimpin pemberontakan Taliban. Namun Pakistan selalu menolak tuduhan tersebut.

"Kami menunggu Pakistan bertindak," kata Ghani dalam pidato di televisi setelah acara sholat jamaah mingguan, seperti dikutip dari Antara. Dia juga menuduh Pakistan sebagai "pusat Taliban".

Serangan baru-baru ini di Hotel Intercontinental Kabul dan sebuah bom bunuh diri di sebuah jalan kota yang ramai seminggu kemudian, telah memicu kemarahan publik di Afghanistan. Selain itu muncul tekanan pada pemerintah yang didukung Ghani untuk meningkatkan keamanan.

Serangan yang menewaskan lebih dari 130 orang dan melukai ratusan lainnya tersebut diklaim oleh Taliban, yang bertempur mengusir pasukan internasional dan membangun kembali bentuk hukum Islam yang ketat di Afghanistan.

Pejabat Afghanistan dan Amerika Serikat mengatakan, jaringan Haqqani, sebuah kelompok militan yang berafiliasi dengan Taliban dan diyakini berbasis di Pakistan, bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Pakistan mengatakan bahwa Pakistan dan Afghanistan merupakan korban terorisme dan perlu bekerja sama untuk melawan ancaman bersama tersebut.

"Pakistan memperkukuh solidaritas dengan rakyat dan pemerintah Afghanistan dalam memerangi ancaman terorisme," ujarnya dalam sebuah pernyataan. "Kami merasakan rasa sakitnya saudara dan saudari Afghanistan kami," lanjutnya.

Pakistan telah mengambil tindakan tegas untuk melawan terorisme, termasuk operasi militer terhadap kamp-kamp jaringan Haqqani di Waziristan yang merupakan wilayah pegunungan.

baca juga

Ghani mengatakan bahwa 11 penangkapan telah dilakukan dan daftar individu yang diyakini Kabul berada di balik serangan serta jaringan yang mendukung mereka diberikan kepada pihak berwenang Pakistan.

"Serangan tersebut tidak melawan orang-orang kita, wanita atau anak-anak tapi melawan bangsa Afghanistan dan memerlukan sebuah respon nasional yang komprehensif," ujar Ghani, menambahkan bahwa pejabat keamanan akan mempresentasikan sebuah rencana baru pada Minggu.

Namun tidak jelas langkah apa yang akan diambil untuk memperbaiki rencana keamanan besar terakhir di Kabul, yang menghasilkan pendirian serangkaian pos pemeriksaan tambahan dan kontrol kendaraan berat setelah sebuah bom truk membunuh 150 orang di kota tersebut pada Mei lalu.

Kedutaan besar Pakistan di Kabul mengatakan pada Kamis bahwa pejabat di Islamabad sedang menilai bukti yang diajukan saat kunjungan Menteri Dalam Negeri Afghanistan Wais Barmak dan kepala dinas intelijen NDS, Masoom Stanekzai. Kedutaan besar Pakistan tidak memberikan komitmennya untuk melakukan tindakan apapun.

Serangan tersebut terjadi pada saat ketegangan semakin meningkat di wilayah tersebut, setelah Amerika Serikat mengatakan akan mengurangi bantuan keamanan ke Pakistan, mengeluh bahwa negara Asia Selatan tidak dapat berbuat banyak untuk memerangi kelompok teroris yang berlindung di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Berbahaya, Jokowi Ungkap Alasan Kunjungi Afghanistan

Meski Berbahaya, Jokowi Ungkap Alasan Kunjungi Afghanistan

News | Kamis, 01 Februari 2018 | 08:40 WIB

Ada Bom Bunuh Diri, Ini Alasan Jokowi Masih Berani ke Afghanistan

Ada Bom Bunuh Diri, Ini Alasan Jokowi Masih Berani ke Afghanistan

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 14:32 WIB

Jadi Imam Salat di Afghanistan, Jokowi Tuai Pujian

Jadi Imam Salat di Afghanistan, Jokowi Tuai Pujian

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 17:25 WIB

Teten Masduki Dikira Ulama saat Dampingi Jokowi ke Afghanistan

Teten Masduki Dikira Ulama saat Dampingi Jokowi ke Afghanistan

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 13:05 WIB

Jokowi Jadi Imam di Afghanistan, Fadli: Itu Pencitraan yang Bagus

Jokowi Jadi Imam di Afghanistan, Fadli: Itu Pencitraan yang Bagus

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 12:14 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×