Jutaan Rumah di India Dibiarkan Kosong, Kenapa?

Dythia Novianty

Sabtu, 03 Februari 2018 | 06:38 WIB
Jutaan Rumah di India Dibiarkan Kosong, Kenapa?
Ilustrasi tunawisma. [Shutterstock]

Suara.com - Belasan ribu orang yang bermigrasi ke kota-kota di India tidak mampu mendapatkan rumah yang layak di saat pasaran sewa rumah anjlok, sementara jutaan rumah masih tetap kosong tidak terjual.

Menurut survei ekonomi tahunan yang dikeluarkan oleh pemerintah minggu ini, pangsa sewa rumah di kota turun hampir setengahnya dalam lima dekade terakhir.

Pengawasan sewa, hak kepemilikan properti yang tidak jelas, dan fokus pada membangun untuk kepemilikan daripada menyewa, merupakan akar dari permasalahan.

"Perlu dipastikan soal kebijakan terkait perumahan karena populasi India terus meningkat dan berdasarkan spektrum pendapatan, perumahan sewa merupakan hal yang sangat penting bagi pendatang baru di kota," kata survei tersebut.

Seperempat penduduk perkotaan India tinggal di perumahan tidak layak, termasuk daerah kumuh akibat sedikitnya jumlah perumahan yang terjangkau, demikian menurut sebuah perusahaan konsultasi sosial FSG di Mumbai.

Jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat seiring mengalirnya perpindahan dari desa ke kota untuk untuk mencari pekerjaaan yang lebih baik.

Rencana pemerintah untuk menyediakan perumahan bagi seluruh warga pada 2022 adalah membangun sekitar 20 juta unit rumah dan 30 juta unit rumah di perkotaan.

Tapi tidak banyak negara bagian yang menjadi target rencana tersebut dan pengamat memperkirakan bahwa program tersebut tidak akan menyelesaikan permasalahan tunawisma.

Menurut ketua ANAROCK Property Consultants, Anuj Puri, menyelesaikan kebijakan perumahan sewa di perkotaan secara nasional diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah, karena rancangan undang-undang saat ini menawarkan lebih banyak perlindungan dari penyewa dan memberi mereka lebih banyak insentif untuk menyewa.

"Kurangnya kerangka peraturan yang jelas membuat pemilik rumah memilih untuk tetap membiarkan rumah mereka kosong daripada menyewakannya," kata Puri.

Bisnis penyewaan rumah di kota-kota di India turun sebesar 28 persen pada 2011 dari sebelumnya 54 persen pada 1961.

Pada saat yang sama, jumlah rumah kosong di kota meningkat menjadi 11,1 juta unit dari 6,5 juta unit pada dekade sebelumnya.

Di Mumbai, kota pusat keuangan, tempat lebih dari setengah populasi kota tinggal di kawasan kumuh dan perumahan tidak layak, terdapat hampir setengah juta unit rumah kosong.

"Fakta bahwa banyak rumah yang terus dibiarkan kosong tidak hanya ironis, tapi juga mencerminkan seriusnya kegagalan kebijakan," kata Shivani Chaudhry, direktur eksekutif sebuah kelompok advokasi Hak Atas Rumah dan Tanah yang berbasis di New Delhi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tangkap Teroris Mematikan, 'Bin Laden dari India'

Polisi Tangkap Teroris Mematikan, 'Bin Laden dari India'

News | Selasa, 23 Januari 2018 | 06:49 WIB

India Kembangkan Rudal Supersonik Berjelajah 800 Km

India Kembangkan Rudal Supersonik Berjelajah 800 Km

Tekno | Minggu, 21 Januari 2018 | 08:38 WIB

Di India, Jika Mau Pindah Agama Harus Lapor Pemda dan Diumumkan

Di India, Jika Mau Pindah Agama Harus Lapor Pemda dan Diumumkan

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 18:37 WIB

Polisi India Tahan Penumpang Bus Karena Bau Kaus Kaki

Polisi India Tahan Penumpang Bus Karena Bau Kaus Kaki

News | Jum'at, 01 Desember 2017 | 20:56 WIB

Tahun Depan, Uber Akan Punya Armada Mobil Listrik di India

Tahun Depan, Uber Akan Punya Armada Mobil Listrik di India

Otomotif | Sabtu, 25 November 2017 | 20:04 WIB

Tepergok Angkut Sapi, Peternak di India Tewas Dibunuh

Tepergok Angkut Sapi, Peternak di India Tewas Dibunuh

News | Selasa, 14 November 2017 | 12:38 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB