Myanmar Bantah Ada Kuburan Massal Baru di Rakhine

Ruben Setiawan

Minggu, 04 Februari 2018 | 04:30 WIB
Myanmar Bantah Ada Kuburan Massal Baru di Rakhine
Penjaga perbatasan Myanmar di perbatasan dengan Bangladesh di Muangdaw, Rakhine. (AFP)

Myanmar, Jumat, membantah bahwa ada kuburan massal di sebuah desa di negara bagian Rakhine yang bermasalah. Rakhine merupakan lokasi terjadinya konflik diwarnai tindakan keras militer terhadap gerilyawan yang membuat hampir 690.000 minoritas Muslim Rohingya mengungsi ke negara tetangganya, Bangladesh.

Associated Press (AP) melaporkan telah mengkonfirmasi adanya lebih dari lima kuburan massal yang sebelumnya tidak dilaporkan di Desa Gu Dar Pyin, melalui wawancara langsung dengan orang-orang yang selamat di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh dan melalui wawancara video.

Komite Informasi pemerintah Myanmar, bagian dari kantor pemimpin sipil Aung San Suu Kyi, mengatakan dalam sebuah pernyataan di laman Facebook bahwa pejabat berwenang dan keamanan setempat membentuk "tim lapangan" yang menyelidiki laporan tersebut.

"Tim lapangan pergi ke lokasi yang disebutkan dalam berita berita AP di mana mayat dikuburkan dan ternyata tidak benar," kata pernyataan tersebut.

"Selain itu, mereka bertemu dengan tetua setempat dan penduduk desa dan bertanya apakah ada pembunuhan massal atau tidak dan penduduk desa mengatakan kepada mereka bahwa tidak ada satupun." Namun, pernyataan tersebut mengatakan bahwa 19 "teroris" telah tewas saat mereka menyerang pasukan keamanan di desa tersebut pada akhir Agustus dan mayat mereka telah "dikubur dengan benar".

Dua warga Rohingya, yang masih berada di desa tersebut dan berbicara dengan Reuters melalui telepon, memperdebatkan pernyataan pemerintah tersebut dan mengatakan bahwa ada kuburan massal di sana. Mereka mengatakan perwira militer senior mengunjungi daerah tersebut pada Jumat, mengambil foto dan mengadakan pertemuan dengan penduduk desa.

Penduduk yang menolak diidentifikasi karena takut pembalasan, berbicara melalui telepon ke seorang wartawan Reuters di kamp pengungsi Balukhali di Bangladesh. Reporter tersebut telah berhubungan dengan mereka dengan bantuan mantan penduduk yang telah melarikan diri dari Rakhine.

Seorang penduduk mengatakan ayahnya menghadiri pertemuan tersebut, di mana petugas bertanya berapa banyak orang yang terbunuh dalam kekerasan tersebut, yang membakar rumah mereka dan apakah ada kuburan massal di sana.

"Penduduk desa ketakutan dan mengatakan bahwa mereka tidak tahu berapa banyak yang telah meninggal atau yang telah membakar rumah mereka namun mengatakan, ya, ada kuburan massal di sini," kata penduduk tersebut.

Seorang penduduk desa mengatakan tiga pejabat militer senior datang pagi-pagi, memotret sebuah kuburan massal di samping rumahnya dan kemudian mengadakan pertemuan di sekolah tersebut.

"Pejabat senior pergi sekarang tapi sekelompok besar orang militer tetap tinggal dan penduduk desa takut," kata penduduk tersebut.

Juru bicara Suu Kyi merujuk permintaan untuk mengomentari gambaran warga tentang kejadian tersebut kepada pemerintah negara bagian Rakhine. Seorang juru bicara dari pemerintah negara bagian belum memberikan keterangan. Militer memilih tidak berkomentar.

Direktur Hubungan Media AP Lauren Easton mengatakan agensi berita tersebut tetap mempertahankan laporannya.

Wartawan tidak diizinkan mengakses area tersebut, di utara negara bagian Rakhine. Tentara tersebut melancarkan serangan balasan yang meluas di sana untuk menanggapi serangan militan Rohingya pada 25 Agustus.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengutuk kampanye tentara tersebut sebagai pembersihan etnis. Myanmar membantahnya, dengan mengatakan bahwa pasukannya melakukan operasi pemberantasan yang sah.

Militer telah mengakui bahwa penduduk desa dan tentara Budha membunuh 10 orang yang digambarkannya sebagai teroris Muslim yang ditangkap dan menguburkan mereka di sebuah kuburan di desa Inn Din pada awal September. Mereka mengatakan tindakan akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Napi Narkoba Asal Bekasi Ditangkap di Myanmar Usai Kabur ke 3 Negara

Napi Narkoba Asal Bekasi Ditangkap di Myanmar Usai Kabur ke 3 Negara

News | Selasa, 01 September 2026 | 17:57 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand

Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand

News | Senin, 20 Juli 2026 | 17:27 WIB

Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja

Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:04 WIB

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:17 WIB

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:17 WIB

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 22:12 WIB

Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?

Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:55 WIB

×