Array

Saksi Ungkap Sejumlah Perusahaan Milik Keluarga Setnov

Ardi Mandiri Suara.Com
Kamis, 08 Februari 2018 | 22:29 WIB
Saksi Ungkap Sejumlah Perusahaan Milik Keluarga Setnov
Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo memberi kesaksian dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan e-KTP di pengadilan tipikor, Jakarta, Kamis (8/2).

Suara.com - Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera Deniarto Suhartono mengungkapkan sejumlah perusahaan yang kepemilikan saham mayoritasnya dimiliki oleh keluarga Setya Novanto.

"Pada BAP No 7 saudara menyebutkan bahwa pada sekitar Juni 2008 Heru Taher kembali melakukan perubahan dengan memasukkan saya Deniharto sebear 10 persen dan memasukkan Deisti Astriani Tagor istri Setya Novanto sebagai komsaris dengan pemilik saham 50 persen, Reza Herwindo yang saya kenal sebagai anak Setya Novanto kepemilikan saham 30 persen tanpa menjadi pengurus sehingga keluarga Setnov jadi pemilik di PT Mondialindo Graha Perdana, apa ini benar?" tanya jaksa penuntut umum KPK Eva Yustisiana di gedung pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

"Iya, tapi itu semua yang mengurus staf Pak Heru," jawab Deniarto Suhartono yang dihadirkan sebagai saksi. Deniarto menjadi saksi untuk terdakwa Setya Novanto dalam sidang kasus dugaan pengadaan KTP-Elektronik.

Namun pada September 2011, kepemilikan keluarga Setno yaitu Deisti dan Reza beralih ke Cyprus Antonia Tatali sebesar 80 persen namun Cyprus tidak aktif dan tidak mengurus Mondialindo dan menyerahkan ke saya. PT Mondialindo merupakan pemegang saham mayoritas yaitu 42,5 persen dari PT Murakabi Sejahtera, salah satu perusahaan peserta proyek KTP-E.

Atas kesaksian Deniarto itu, Setya Novanto membantahnya.

"Mengenai PT Murakabi, kalau tak salah dengar bahwa perusahaan itu milik keluarga Novanto. Bapak tahu dari mana? Kalau kita melihat saham Murakabi, 42,5 persen milik Mondialindo, sebagai saham mayoritas yang dimiliki keluarga saya, itu di 2007, apakah di 2007 itu keluarga saya sudah masuk ke PT Murakabi?" tanya Setya Novanto.

"Belum," jawab Deniarto.

Selanjutnya, Deniarto juga mengungkapkan soal penjualan kanto lantai 27 Menara Imperium yang tadinya merupakan kantor PT Murakabi Sejahtera. Kantor itu dijual ke PT Inti Anugerah Kapitalindo yang dimiliki Hairiansyah. Kantor dijual pada 2014 seharga Rp5 miliar. Saat menandatangani akta jual beli, Hairiansyah mengatakan bertemu dengan Setya Novanto.

"Kalau pembeli pernah tanya ke saya, itu pemiliknya Pak Nov, uang masuk untuk setoran modal dari PT Graha Mardika Sejahtera, saham PT Graha Mardika Sejahtera itu 85 persen milik anak pak Novanto," ungka Deniarto.

Saat masih beroperasi, PT Murakabi Sejahtera juga hanya punya 2 karyawan aktif dan tidak punya aset namun jadi kepala konsorsium sebagai perusahaan pendamping tender KTP-E.

"Saya lihatnya cuma pegawai 2 orang, yang lain saya, Cyprus dan Irvanto," ungkap Deniarto.

Irvanto adalah keponakan Setnov. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI