Array

Sambil Lari Pagi, Sandiaga Cek Fasilitas Asian Games

Jum'at, 09 Februari 2018 | 11:42 WIB
Sambil Lari Pagi, Sandiaga Cek Fasilitas Asian Games
Menteri BUMN Rini Soemarno dan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno joging bareng di Monas, Jakarta. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pagi tadi telah meninjau beberapa fasilitas pedestrian dan fasilitas publik menyambut perhelatan Asian Games.

Hal tersebut dikatakan Sandiaga usai melakukan aktivitas lari pagi menuju Balai Kota.

"Seperti biasa Jumat kita (Pemprov) meneruskan meninjau beberapa fasilitas pedestrian dan juga fasilitas publik di wilayah DKI, tadi ke Jakarta Selatan dan Pusat, total 12 km kurang lebih," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Tak hanya itu, Sandiaga pun mengaku telah mengecek pembangunan Mass Rapid Transit Jakarta (MRT) untuk memastikan kesiapan Asian Games. Kata Sandiaga, pada Juni mendatang, dirinya ingin jalan-jalan tersebut sudah terbuka.

"Tadi sempat berhenti di fasilitas MRT di Jalan Sudirman melihat kesiapan MRT untuk pastikan perhelatan Asian Games bisa clear road atau bisa merapihkan pekerjaan-pekerjaan itu," tuturnya.

"Dan juga kami inginkan MRT jadi leading sector untuk mem-beautification atau mempercantik jalan protokol, karena disitu yang kami harapkan banyak sekali lalu lalang daripada atlet official maupun para wisatawan yang datang untuk Asian Games," sambungnya.

Lebih lanjut, Pemprov kata Sandiaga akan melakukan simulasi jalur lari marathon di jalur-jalur protokol. Ia berharap nantinya perhelatan Asian Games di Jakarta bisa jadi ajang promosi

"Di situ juga kami (Pemprov) akan lakukan simulasi untuk jalur marathon yang akan diliput oleh televisi secara live pakai helikopter dan akan ditonton oleh 200-300 juta penonton di seluruh dunia. Jadi kami ingin tampilkan Jakarta yang bisa kami kemas, kami jual," tutur Sandiaga.

Simulasi jalur lari marathon akan dimulai dari Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, melewati Bunderan Hotel Indonesia, Kota Tua, Ancol, Gereja Katedral, Istana Merdeka, Thamrin dan Sudirman dan kembali lagi menuju GBK.

Baca Juga: Usai Test Event Asian Games 2018, Angkat Besi TC di 2 Negara Ini

"Kami maunya itu startnya dari GBK langsung menuju Semanggi, Semanggi ke bunderan HI, bunderan HI ke Medan Merdeka Barat sampai ke Kota Tua, satu loop di Kota Tua. Mungkin kalau kami lihat, perlu sedikit menyisir pesisir di dalam Ancol baru keluar kembali menuju ke Katedral dari Katedral balik ke Istana, masuk lagi ke Thamrin Sudirman berputar di Patung Pemuda setelah lewat Semanggi dan finish di GBK," ucapnya.

Sandiaga menambahkan jalur sepanjang 42 kilometer untuk jalur lari marathon dapat mempromosikan keindahan Kota Jakarta.

"Dengan jalur 42 kilometer diperkirakan kami punya (waktu) 2 setengah jam explosure kepada internasional untuk memperlihat Jakarta. Jadi kami harus pastikan jalur itu steril dan clear untuk sekitar 60 pelari kelas dunia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI