Horor di Mata Pedang Si Pendamba Bidadari

Reza Gunadha

Senin, 12 Februari 2018 | 14:40 WIB
Horor di Mata Pedang Si Pendamba Bidadari
Suliyono saat menyerang jemaat Gereja Katolik Santa Lidwina, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat misa, Minggu (11/2/2018) pagi. [Dok.Gereja St Lidwina Bedog]

Suara.com - Sabtu (10/2) malam akhir pekan lalu, Mistaji menerima telepon dari Suliyono, anak ketiganya yang pergi ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Itu adalah percakapan singkat. Ia tak menyangka, keesokan hari, buah hatinya menebar teror di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Kabupaten Sleman.

Dalam percakapan via telepon itu, seperti dilansir Harian Jogja—jaringan Suara.com, Senin (12/2/2018), si anak menanyakan kabar dan kesehatan keluarga.

“Saya bilang sehat semua,” ucap Mistaji di rumahnya, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (11/2/2018).

Mistaji kemudian meminta Suliyono segara pulang untuk menikah. Namun, permintaan itu ditampik. “Dia ingin menikah dengan bidadari.”

Tak jelas benar apa yang dimaksud bidadari oleh Suliyono, apakah kiasan untuk perempuan jelita atau gambarannya tentang sosok surgawi.

Mengamuk

Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB, si pendamba bidadari menghunus pedang di halaman Gereja St Lidwina, Jl Jambon, Sleman.

Kerpus membungkus rambutnya. Dia mengamuk. Sasaran pertamanya adalah Martinus Parmadi Subiantara, anggota jemaat gereja yang sedang menjaga cucunya di regol gereja. Punggung Parmadi kena sabetan pedang.

“Tahu-tahu ada orang masuk, lepas jaket dan langsung menyerang. Dia cuma bawa tas selempang. Setelah itu saya tahu karena dia lari ke dalam,” ucap Marsigit, pria sepuh berumur 60 tahun yang tengah duduk bersama istrinya di luar gereja ketika Suliyono mempertontonkan kebengisan.

baca juga

Suliyono masuk gereja sambil mengacung-acungkan pedangnya dan menuju altar. Dia menghampiri Romo Karl Edmund Prier yang memimpin misa. Keheningan pun terkoyak.

Beberapa orang berusaha menghalangi langkah Suliyono, tetapi mereka tak berdaya. Suliyono menyabetkan pedang ke kepala Budijono. Darah muncrat ke lantai.

Suliyono juga mengayunkan pedang ke dahi Yohanes Tri. Jemaat berhamburan, berlarian keluar gereja ditingkahi pekikan kepanikan. “Ada orang ngamuk-ngamuk!”

Sebagian orang masih bertahan di dalam ruangan, mencoba meringkus pembuat onar sekaligus melindungi Romo Pier. Namun, pedang di tangan Suliyono terlampau menakutkan.

Suliyono kemudian menyerang Romo Prier. Pastor itu terkulai. Kepalanya sobek. Suliyono menguasai altar dan mengobrak-abrik meja, kursi, dan mengayunkan pedangnya ke patung Yesus dan Bunda Maria.

Dilumpuhkan

Di luar gereja, warga sekitar mulai berkerumun. Pintu gereja ditutup. Suyono, penduduk di sekitar Gereja St. Lidwina yang berada di kelimunan memberanikan diri masuk.

Dia membawa batu untuk menimpuk penyerang. Di saat bersamaan, Aiptu Munir yang berdinas di Polsek Gamping datang dan mencoba menenangkan Suliyono yang sudah kalap. Perundingan tak berbuah.

“Saya kemudian melemparkan batu, mengenai tangan pelaku. Pedangnya sempat lepas, tetapi karena diikat dengan tangan, jadi tidak terjatuh,” kata Suyono.

Suliyono tambah beringas. Aiptu Munir lantas melepaskan tembakan peringatan. Suliyono tak gentar dan berupaya menerjang Aiptu Munir.

Dor. Pelor meluncur dari bedil Aiptu Munir, bersarang di kaki kiri Suliyono. Alih-alih lumpuh, Suliyono malah semakin bengis. Dia berlari untuk menyerang Munir yang mundur ke arah pintu keluar.

Sambil berkelit dari amukan Suliyono, Munir kembali menarik pelatuk. Tangan Munir tersayat pedang. Sementara, peluru sudah meluncur ke kaki kanan Suliyono.

Suliyono ambruk. Jemaat dan warga akhirnya bebas dari ketakutan. Mereka meringkus Suliyono dan membawanya ke Rumah Sakit Akademik UGM.

Kapolda DIY Brigjend Ahmad Dofiri mengatakan, Suliyono sempat kritis, dan dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Lima korban penyerangan Suliyono juga dilarikan ke Rumah Sakit Akademik UGM dan kemudian dirujuk ke dua rumah sakit berbeda.

Aiptu Munir dipindah ke Rumah Sakit Bhayangkara, sedangkan Romo Prier, Martinus Parmadi Subiantara, Yohanes Tri dan Budijono ke Rumah Sakit Panti Rapih.

Keluarga Kaget

Selang beberapa jam setelah obralan singkat di telepon tentang kesehatan keluarga dan keinginan Suliyono mempersunting bidadari, Mustaji kembali mendapat kabar tentang anaknya.

Kali ini berita buruk.

Suliyono, pemuda yang lahir pada 16 Maret 1995, diberitakan menyerang jemaat gereja.

“Saya tahu itu dari perangkat desa sama tokoh masyarakat,” ujar Mistaji.

Dia tak menyangka anaknya bisa senekat dan sebrutal itu. “Kaget. Saya bingung sekarang. Saya hanya bisa pasrah. Semoga tidak ada apa-apa.”

Mustaji mengenal Suliyono sebagai anak pendiam dan tak banyak tingkah. Tetangganya juga memandang Suliyono sebagai sosok baik.

“Dia selalu menyapa ketika berpapasan dengan tetangga. Kami tidak menyangka,” ujar Yono, tetangga Mustaji.

Kebaikan di Kandangan itu nyatanya tak menyebar. Suliyono malah menunjukkan kebrutalan, tanpa alasan yang benar-benar jelas sampai sekarang.

“Pelaku sementara belum bisa dimintai keterangan. Nanti setelah kondisi stabil kita interogasi lebih mendalam. Motif belum diketahui, nanti menunggu pelaku stabil,” ucap Kapolda DIY Ahmad Dofiri.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, Suliyono baru lima hari berada di DIY, dia tinggal berpindah-pindah di beberapa masjid.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul "Horor dari Pendamba Bidadari"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suliyono Bermalam di Sini Sebelum Serang Gereja Santa Lidwina

Suliyono Bermalam di Sini Sebelum Serang Gereja Santa Lidwina

News | Senin, 12 Februari 2018 | 14:23 WIB

Peluru Sudah Diangkat, Peneror Gereja St Lidwina Diperiksa Polisi

Peluru Sudah Diangkat, Peneror Gereja St Lidwina Diperiksa Polisi

News | Senin, 12 Februari 2018 | 14:10 WIB

Presiden Jokowi: Usut Tuntas Penyerangan Gereja Santa Lidwina

Presiden Jokowi: Usut Tuntas Penyerangan Gereja Santa Lidwina

News | Senin, 12 Februari 2018 | 12:10 WIB

Muslimah Ikut Bantu Bersihkan Gereja St Lidwina yang Diteror

Muslimah Ikut Bantu Bersihkan Gereja St Lidwina yang Diteror

News | Senin, 12 Februari 2018 | 11:54 WIB

Putri Gus Dur Desak Polisi Cari Otak Teror Gereja St Lidwina

Putri Gus Dur Desak Polisi Cari Otak Teror Gereja St Lidwina

News | Senin, 12 Februari 2018 | 09:57 WIB

Terkini

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Jabar | Kamis, 10 September 2026 | 16:39 WIB

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol dan Aman untuk Kulit Sensitif?

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol dan Aman untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 16:35 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 16:35 WIB

Uang Rp 1 Triliun Dipamerkan di Kejagung, Sitaan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Inhutani V

Uang Rp 1 Triliun Dipamerkan di Kejagung, Sitaan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Inhutani V

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:31 WIB

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Ivan Mamut Resmi Merapat, Persija Punya Senjata Baru Memburu Gelar Super League

Ivan Mamut Resmi Merapat, Persija Punya Senjata Baru Memburu Gelar Super League

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 16:29 WIB

×