Emma dan Dua Putrinya Dibantai karena Mobil Murah

Reza Gunadha, Lili Handayani

Rabu, 14 Februari 2018 | 08:29 WIB
Emma dan Dua Putrinya Dibantai karena Mobil Murah
Emma, ibu berusia 40 tahun, ditemukan tewas berpelukan dengan kedua putrinya, Nova (19) dan Tiara (11), di dalam kamar rumahnya, Blok B6 Nomor 5 Taman Kota Permai 2, RW12 Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten, Senin (12/2/2018) sore.

Suara.com - Kekagetan Abi berubah menjadi amarah, saat mengetahui sang istri diam-diam membeli mobil Toyota Agya dengan cara mencicil. Amarahnya membuncah pada Senin (12/2/2018) dini hari. Pada malam jahaman itu, ia membunuh istri siri dan kedua putri tirinya. Ketiganya tewas berpelukan.

Selang sehari, Selasa (13/2), polisi mengungkap pelaku pembunuhan Titin Suhemah (40) alias Emma dan dua putrinya, yakni Nova (23) serta Mutiara Ayu (13), yang tewas berpelukan di rumahnya, Blok B6 Nomor 5 Perumahan Taman Kota Permai 2, RT5/RW12 Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten.

Adalah Muchtar Efendi alias Pendi alias Abi, laki-laki 60 tahun yang membunuh ketiga perempuan tersebut. Abi adalah suami siri yang baru setahun terakhir menikah dengan Emma.

Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan mengatakan, Efendi mengakui melakukan pembunuhan sadistis tersebut karena tak sanggup membayar uang cicilan mobil yang dibeli Emma.

"Tidak ada uang. istrinya (beli mobil) tanpa sepengatahuan suaminya," kata Harry, Selasa sore.

Tiga hari sebelum pembunuhan, Efendi terlibat pertengkaran dengan Emma karena masalah cicilan mobil.

Ternyata, percekcokan mengenai mobil murah tersebut tak berujung solusi. Amarah Abi semakin menebal, dan akhirnya memilih jalan untuk menghabisi Emma berikut anak-anaknya.

"Pembunuhan itu sudah direncanakan. Sudah (sering) berantem. 3 hari cekcok mulut. Pembunuhan ini puncaknya," katanya.

Seusai membunuh Emma dan kedua putri tirinya, Efendi juga sudah berniat bunuh diri. Karenanya, saat ditemukan warga, ia juga sekarat bersimbah darah.

baca juga

Harry mengungkapkan, tanda luka-luka tusukan di leher dan perut Efendi adalah disengaja karena hendak melakukan percobaan bunuh diri.

"Yang jelas tersangka melukai badannya sendiri untuk mengakhiri hidupnya. Muktar memang berniat bunuh setelah cekcok," jelasnya.

Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan pisau yang digunakan Efendi untuk membunuh Emma dan kedua putrinya, maupun untuk bunuh diri.

"Alat untuk membunuh itu diselipkan di salah satu lemari atau tempat pakaian, dimana tersangka menaruh di tempat tersebut. Tersangka juga membuang barang bukti berupa ponsel milik korban dalam keadaan rusak ke loteng.  Itu pengakuan tersangka,” jelasnya.

Namun, kata Harry, polisi masih mendalami motif Abi yang tega turut membunuh kedua putri tirinya.

Kondisi Efendi sendiri masih dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur karena mengalami luka parah akibat percobaan bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kata Tetangga Bagi Korban Pembunuhan Tragis Tangerang

Ini Kata Tetangga Bagi Korban Pembunuhan Tragis Tangerang

News | Rabu, 14 Februari 2018 | 07:02 WIB

Efendi Bantai Sekeluaga karena Istri Sirinya Diam-diam Beli Mobil

Efendi Bantai Sekeluaga karena Istri Sirinya Diam-diam Beli Mobil

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 16:25 WIB

Sekeluarga Tewas Berpelukan, Suami Siri Emma Jadi Tersangka

Sekeluarga Tewas Berpelukan, Suami Siri Emma Jadi Tersangka

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 14:48 WIB

Teriakan 'Astaghfirullah' Sebelum Keluarga Emma Tewas Berpelukan

Teriakan 'Astaghfirullah' Sebelum Keluarga Emma Tewas Berpelukan

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 13:53 WIB

Pembantaian Keluarga Emma, Tak Ada harta yang Hilang

Pembantaian Keluarga Emma, Tak Ada harta yang Hilang

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 13:16 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB