Alumnus 212: Anies Paling Sering Komunikasi dengan Habib Rizieq

Ardi Mandiri | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 17 Februari 2018 | 18:26 WIB
Alumnus 212: Anies Paling Sering Komunikasi dengan Habib Rizieq
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau Sungai Ciliwung di Kalibata, Jakarta Timur, Jumat (9/2/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Alumnus gerakan 212 Faizal Assegaf meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan serius membujuk Rizieq Shihab untuk pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air. Faizal mengatakan apabila Anies tidak melakukannya, maka ia akan membalasnya kepada Anies.

"Harus mau, kalau nggak saya gebukin (Anies)," katanya di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (17/2/2018).

Ketua Progres 98 tersebut juga mengatakan Anies adalah orang yang paling sering berkomunikasi dengan Rizieq. Karena itu, yang tahu tentang kapan pulangnya Rizieq hanyalah Anies.

"Tanya di Anies Baswedan. Yang paling banyak berkomunikasi (dengan Habib Rizieq) itu Anies Baswedan, Gubernur, dia punya warga harus diselesaikan," katanya.

Karena itu dia membantah pernyataan akan adanya ancaman jika polisi merecoki kepulangan Rizieq ke Indonesia. Namun, dia akui ada pihak yang memanfaatkan momen tersebut untuk mencapai kepentingannya.

"Mungkin ada satu kelompok yang hidup dari goreng-menggoreng, kalau tak menggoreng mereka tak hidup. Jadi untuk kepentingan jangka pendek saja untuk Pilkada atau gangguan stabilitas keamanan. Mereka mendapatka dari situ dan itu merendahkan martabatnya Habib Rizieq," katanya.

Faizal mengatakan penyelesaian masalah oleh Habib Rizieq itu super damai. Dia mengatakan, Kalau Rizieq melakukan hal yang sebaliknya, seperti membuat kericuhan, maka umat Islam tak akan mendukung.

"Ini bukan masalah nasional, cukup kapolda dan gubernur saja.Istana tak ada kajiab soal ini," kata Faizal.

Dia juga membantah pernyataan Anggota Dewan Pembina Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana, yang mengatakan akan terjadi kerusuhan jika polisi langsung menangkap Rizieq.

"Bang Eggi kan tergantung gula darah. Mohon maaf, kalau gula darah naik kan kacau. Jadi lihat aja, penyebaran tiket digital itu kan dari mereka. Bang Eggi sendiri yang klarifikasi. Jadi bang Eggi sendiri stop lah, bantu aja pak Budi Gunawan dan PAN. Supaya kasus Zulkifli Hasan segera selesai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunci Kepulangan Habib Rizieq di Tangan Anies?

Kunci Kepulangan Habib Rizieq di Tangan Anies?

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 17:33 WIB

Anggota Presidium 212 Minta Habib Rizieq Tiru Jiwa Kesatria Ahok

Anggota Presidium 212 Minta Habib Rizieq Tiru Jiwa Kesatria Ahok

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 17:15 WIB

Anies Minta Penonton Persija vs Bali United di GBK Jaga Keamanan

Anies Minta Penonton Persija vs Bali United di GBK Jaga Keamanan

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 11:06 WIB

Anies Sangat Kaget Lihat Tanda Ini di Tembok saat ke Cakung

Anies Sangat Kaget Lihat Tanda Ini di Tembok saat ke Cakung

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 15:14 WIB

Anies Ajarkan Lintas Budaya ke Anak di Klenteng Cin Tek Yen

Anies Ajarkan Lintas Budaya ke Anak di Klenteng Cin Tek Yen

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 14:10 WIB

Terkini

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB