Tak Bisa Bayar Utang, Maladewa Terancam Diambil Alih Tiongkok

Reza Gunadha

Senin, 19 Februari 2018 | 16:55 WIB
Tak Bisa Bayar Utang, Maladewa Terancam Diambil Alih Tiongkok

Suara.com - Maladewa—Maldives—tengah berada dalam posisi sulit, ketika pemerintahnya terjerat jejaring utang luar negeri yang bertumpuk dan susah terbayar.

Mantan Presiden Maladewa, Mohamed Nasheed, bahkan mengungkapkan seluruh wilayah negerinya terancam diambil alih Tiongkok pada awal tahun 2019 gara-gara gagal membayar utang kepada negara tersebut.

"Kami tak bisa membayar utang USD1,5 juta dari total USD2 miliar kepada Tiongkok," tutur Nasheed kepada Nikkei Asian Review saat sesi wawancara di Sri Lanka, Selasa (13/2/2018) pekan lalu.

Kekinian, kata dia, negara yang menjadi salah satu destinasi wisata eksotis dunia tersebut bahkan hanya memunyai dana USD100 juta untuk membiayai pengeluaran pemerintah per bulan.

Nasheed, yang memerintah Maladewa dari tahun 2008 sampai 2012, terbang ke Inggris tahun 2016 untuk menghindari penahanannya.

Ia dianggap melanggar undang-undang anti-terorisme setelah memerintahkan menangkap sejumlah hakim. Kekinian, ia hidup sebagai pelarian di Sri Lanka.

Pada Januari 2018, utang Maladewa kepada Tiongkok mencapai 80 persen dari keuangan negara.

Sebagian besar dana utang itu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bandar udara.

Tapi menurutnya, ambisi pemerintah Maladewa untuk melakukan pembangunan infrastruktur itu hanyalah "proyek kesombongan".

baca juga

"Buktinya, jalan-jalan yang terbangun tak memunyai manfaat bagi peningkatan perekonomian warga yang terbelakang. Bandara-bandara juga kosong," tukasnya.

"Lantas, apa yang didapatkan warga Maladewa? hanya utang luar negeri kepada Tiongkok yang terus bertumpuk dan disertai tingkat suku bunga tinggi," tambahnya.

Maladewa diharuskan mulai melakukan pembayaran utang kepada Tiongkok sejak 2019 atau 2010.

"Prediksi saya, Maladewa tak bisa menyanggupi pembayaran utang terjadwal tersebut. Kalau itu terjadi, Tiongkok akan 'meminta keadilan' yakni menjadi pemilik dari seluruh pulau Maladewa," terangnya.

"Tanpa melepaskan satu tembakan pun, Tiongkok berhasil menguasai lahan Maladewa, melebihi apa yang dikuasai East India Company (penjajah Inggris abad ke-19)," tukasnya lagi.

Ia menuturkan, pengambilalihan negara tersebut oleh Tiongkok sebenarnya sudah terjadi. Ia menuding, ada 16 pulau Maladewa yang sudah dikuasai secara ekonomi oleh Tiongkok.

Nasheed tak mau menyebut nama 16 pulau yang diklaimnya sudah dikuasai Tiongkok. Namun, ia mengungkapkan Tiongkok telah membangun pelabuhan-pelabuhan di 16 pulau itu.

"infrastruktur komersial ini bisa dengan mudah menjadi aset militer. Konversi semacam itu sangat sederhana. Misalnya seperti Tiongkok yang mendirikan pelabuhan dan setelahnya menjadi pangkalan militer di Djibouti, Afrika Timur, Agustus 2017. Itu adalah instalasi militer mereka pertama di luar negeri,” bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Kans Indonesia Pertahankan Gelar, Ini Kata Kevin / Marcus

Soal Kans Indonesia Pertahankan Gelar, Ini Kata Kevin / Marcus

Sport | Rabu, 07 Februari 2018 | 07:49 WIB

Pura-Pura Bunuh Diri Demi Rayu Kekasihnya, Laki-Laki Ini Apes

Pura-Pura Bunuh Diri Demi Rayu Kekasihnya, Laki-Laki Ini Apes

News | Senin, 05 Februari 2018 | 12:14 WIB

Sembari Sarapan dengan PM Sri Lanka, Jokowi Bicarakan Proyek

Sembari Sarapan dengan PM Sri Lanka, Jokowi Bicarakan Proyek

Bisnis | Kamis, 25 Januari 2018 | 11:03 WIB

Indonesia - Sri Lanka Fokus Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Indonesia - Sri Lanka Fokus Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 08:38 WIB

Curi Uang, Bocah Ini Diikat dan Diseret Sang Ibu Pakai Motor

Curi Uang, Bocah Ini Diikat dan Diseret Sang Ibu Pakai Motor

News | Minggu, 21 Januari 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:05 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

×