KPK: Novel Baswedan Tetap Jadi Kepala Satgas Kasus e-KTP

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 22 Februari 2018 | 18:38 WIB
KPK: Novel Baswedan Tetap Jadi Kepala Satgas Kasus e-KTP
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/2).

Suara.com - Setelah 10 bulan lebih meninggalkan tugasnya di Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan akhirnya tiba di Indonesia pada Kamis (22/2/2018).

Kembalinya Novel disambut dengan antusias oleh pimpinan dan staf pegawai KPK serta aktivis anti korupsi.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, meskipun sudah lama meninggalkan KPK, posisi Novel tetap menjadi Kepala Satuan Tugas penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Sampai dengan hari ini status Novel Baswedan adalah pegawai KPK di direktorat penyidikan, sebagai kepala Satgas, jadi posisinya masih sama," katanya di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Febri belum bisa memastikan kapan Novel kembali bekerja di gedung KPK. Pasalnya, kondisi kesehatan matanya yang belum sembuh total membuatnya harus istirahat terlebih dahulu.

"Namun kapan mulai efektif bekerja tentu saja tergantung proses penyembuhannya. Hal yang dekat dan paling besar adalah operasi tahap kedua, jadi setelah operasi tahap kedua proses pemulihannya akan dilihat dan semoga tidak terlalu lama kemudian bisa bekerja di KPK," katanya.

Febri menjelaskan, setelah nanti kembali bekerja, Novel tetap menagani kasus korupsi e-KTP yang merugikan keuangan negara hingga Rp2,3 triliun tersebut.

"Jadi masih menangani perkara, tentu saja sebagai kepala Satgas sampai dengan saat ini. Sampai saat ini belum ada perubahan sama sekali," katanya.

Novel Baswedan baru kembali ke Indonesia setelah menjalani pemeriksaan kedua matanya selama 10 bulan lebih.

baca juga

Novel disiram dengan air keras di bagian wajahnya oleh fua orang tak dikenal pada tanggal 11 April 2017 lalu.

Saat itu, Novel tengah menangani kasus e-KTP yang akhirnya menjerat Ketua DPR Setya Novanto dan beberapa orang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua MPR Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Novel

Ketua MPR Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Novel

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:00 WIB

Kembali ke KPK, Cerita Novel Baswedan Dinanti Polisi

Kembali ke KPK, Cerita Novel Baswedan Dinanti Polisi

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:49 WIB

Samad: KPK Harus Makin Garang Pascapenyerangan Novel Baswedan

Samad: KPK Harus Makin Garang Pascapenyerangan Novel Baswedan

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:45 WIB

Novel Baswedan Kembali, Polisi Kirim Pesan Ini ke KPK

Novel Baswedan Kembali, Polisi Kirim Pesan Ini ke KPK

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:22 WIB

Efek Rumah Kaca dan Aktivis Antikorupsi Sambut Kepulangan Novel

Efek Rumah Kaca dan Aktivis Antikorupsi Sambut Kepulangan Novel

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 14:50 WIB

Terkini

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

×