Novel Baswedan Diminta Berdoa agar Tuhan Buka 'Pintu Hati' Jokowi

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 22 Februari 2018 | 19:09 WIB
Novel Baswedan Diminta Berdoa agar Tuhan Buka 'Pintu Hati' Jokowi
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/2).

Suara.com - Pemimpin dan pegawai KPK menyambut kedatangan Novel Baswedan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018) hari ini.

Wakil Ketua Wadah Pegawai KPK Harun Al Rasyid yang turut menyambut, menyoroti penanganan kasus pidana yang mengorbankan Novel belum terungkap.

Harun meminta kepada Novel agar terus berdoa. Sebab, kalau hanya mengandalkan polisi, pelakunya pasti tidak akan ditemukan.

"Pegawai KPK  merasa senang saudaraku bisa kembali lagi ke tanah air. Pengin kasusnya terungkap? Iya. Pelakunya bisa diajukan ke sidang? Iya. Oleh karena itu mintalah pada Allah, janganlah berharap kepada manusia," katanya di gedung KPK.

Harun tidak meremehkan peran polisi dalam mengusut kasus yang terjadi pada tanggal 11 April 2017 lalu tersebut.

Namun, menurutnya, apabila ingin kasusnya terungkap dengan cepat, tidak hanya berharap pada kinerja Polri.

"Tim penyidik Kapolri itu hanya wasilah jalan, oleh karena itu kalau mau terungkap banyaklah minta kepada Allah," kata Harun.

Lebih lanjut Harun meminta kepada Novel agar tetap bersemangat dalam memberantas korupsi di Indonesia. Dia meyakini, Novel sanggup menghadapi semua cobaan yang tengah menghadapinya saat ini.

"Engkau adalah manusia terpilih di antara manusia lain, kenapa Allah memilih mu, karena Allah yakin engkau sanggup atas cobaan ini," katanya.

"Belum tentu pegawai-pegawai, teman-teman saya juga nggak mengatakan pimpinan, belum tentu juga  pimpinan bisa atau sanggup menanggung beban seperti ini, 10 bulan pisah dengan keluarga, tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, pikiran, tenaga," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Harun terkait tuntutan dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta kasus Novel. Dia menyarankan Novel dan pegawai KPK untuk terus berdoa sehingga hati Presiden Jokowi terbuka.

"Kalau engkau ingin presiden bikin TGPF, minta kepada Allah. Minta, bukakan hati presiden itu. Kalau pada akhirnya tim penyidik nggak bisa, tidak mampu, sudah angkat tangan, minta ke Allah, yakinlah dengan pertolongan Allah minta agar presiden dibukakan hatinya bentuk TGPF," kata Harun. [Priscilla Trisna]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Pulang, Fahri Hamzah: Sebaiknya Dia Kembali ke Polri Saja

Novel Pulang, Fahri Hamzah: Sebaiknya Dia Kembali ke Polri Saja

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:43 WIB

KPK: Novel Baswedan Tetap Jadi Kepala Satgas Kasus e-KTP

KPK: Novel Baswedan Tetap Jadi Kepala Satgas Kasus e-KTP

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:38 WIB

Ketua MPR Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Novel

Ketua MPR Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Novel

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:00 WIB

Kembali ke KPK, Cerita Novel Baswedan Dinanti Polisi

Kembali ke KPK, Cerita Novel Baswedan Dinanti Polisi

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:49 WIB

Samad: KPK Harus Makin Garang Pascapenyerangan Novel Baswedan

Samad: KPK Harus Makin Garang Pascapenyerangan Novel Baswedan

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:45 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB