Remaja Jadi Sasaran Pasar Narkoba karena Bergaya Hidup Negatif

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 26 Februari 2018 | 19:43 WIB
Remaja Jadi Sasaran Pasar Narkoba karena Bergaya Hidup Negatif
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/1/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai perubahan gaya hidup remaja Indonesia menyebabkan mereka menjadi sasaran empuk bagi pasar narkoba. Informsi dari BNN, ada 5 ton sabu masuk ke Indonesia.

"Makanya Indonesia jadi pasar yang sangat empuk bagi narkoba, khususnya sabu," kata Bambang di DPR, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Informasi itu didapat Bambang saat berkunjung ke Batam bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso.

"Waktu saya ke Batam itu, baru ditangkap 1 ton. Kemarin ada informasi ditangkap lagi 1,6 ton, itu artinya kurang lebih 3 ton lagi. Nah kemarin dengar-dengar bea cukai mengendus kapal 3 ton. Kalau itu benar, maka klop informasi dari intelijen Cina," ujar Bambang.

Lebih parah lagi, lanjut Bambang, juga berdasarkan informasi dari BNN, saat ini masuk lagi ke perairan Indonesia sekitar 600 ton sabu.

"Tapi tiba-tiba kapal itu hilang di perairan Timor Leste. Tapi kapal itu ditujukan ke Indonesia," tutur Bambang.

Menurut Bambang jumlah sabu yang diupayakan untuk diselundupkan ke Indonesia tersebut bukan jumlah yang sedikit.

"Bayangkan kalau misalnya satu ton sabu saja bisa merusak dan membuat teler 5 juta anak, maka kalau 5 ton, nilai satu ton kira-kira Rp2 triliun, maka kalau benar informasi itu sudah masuk 5 ton, maka nilainya Rp10 triliun," kata Bambang.

Bambang menduga penyelundupan sabu ke tanah air mempunyai dua motif. Pertama untuk melemahkan daya tahan remaja, kedua motif ekonomi.

baca juga

"Motif ekonominya memang mencari untung. Karena untungnya luar biasa dibandingkan negara-negara asal pembuat sabu itu. Makanya saya sudah minta ke Panglima TNI, Kapolri dan BNN untuk memperketat pintu-pintu masuk perairan Indonesia," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Penyiksaan Adelina, Ketua DPR Minta Awasi TKI di Malaysia

Buntut Penyiksaan Adelina, Ketua DPR Minta Awasi TKI di Malaysia

News | Senin, 26 Februari 2018 | 19:14 WIB

Harga Pertamax Naik, Ketua DPR: Itu Konsumsi Orang Kaya

Harga Pertamax Naik, Ketua DPR: Itu Konsumsi Orang Kaya

News | Senin, 26 Februari 2018 | 12:56 WIB

Demokrasi Makin Transaksional, Ketua DPR Galau

Demokrasi Makin Transaksional, Ketua DPR Galau

News | Senin, 26 Februari 2018 | 06:00 WIB

Bambang Soesatyo Diangkat Jadi Warga Muhammadiyah, Apa Alasannya?

Bambang Soesatyo Diangkat Jadi Warga Muhammadiyah, Apa Alasannya?

News | Minggu, 25 Februari 2018 | 19:12 WIB

Ziarah Ke Makam, Bambang Soesatyo Berkisah Tentang Ayahnya

Ziarah Ke Makam, Bambang Soesatyo Berkisah Tentang Ayahnya

News | Minggu, 25 Februari 2018 | 04:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×