Pengacara: Ba'asyir Tak Minta Dibebaskan, Hanya Berobat

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 01 Maret 2018 | 15:40 WIB
Pengacara: Ba'asyir Tak Minta Dibebaskan, Hanya Berobat
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir menghadiri sidang permohonan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (12/1).

Suara.com - Narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir mengaku belum pernah mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo. Sebab sejak mendekam di Lembaga Pemasyarakat Gunung Sindur, Bogor, Ba'asyir belum pernah meminta untuk diajukan grasi.

Hal itu dikatakan salah satu tim pengacara Abu Bakar Ba'asyir, Guntur Fattahilah.

"Kalau kami penasihat hukum, kami belum pernah memohon maupun kepada ustaz abu bakar sendiri belom pernah ngomong. Pembebasan yang dimaksud disini adalah grasi kan, ustaz belom ngomong, belom pernah ngomong," kata Guntur saat mendampingi pemeriksaan kesehatan Ba'asyir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Kencana, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Sebelumnya ada dukungan dari tokoh agama dan politisi agar Ba'asyir bisa menjadi tahanan rumah atas kasus terorisme. Dia pun mengapreasi soal dukungan itu.

Namun, dia berharap agar pihak-pihak tertentu tak mengaitkan dukungan ke Ba'asyir sebagai komoditas politik jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

"Ulama, tokoh tokoh masyarakat atau agama atau politik yang memberikan dukungan kepada ustaz untuk menjadi tahanan rumah, kami apresiasi dan berterima kasih. Tapi karena ini masuk tahun politik nyerempet-nyerempet. Kami berharap dan minta tolong janganlah ustaz Abu Bakar Ba'asyir ini yang usia dijadikan komoditas politik," kata dia.

Sejauh ini permintaan Ba'asyir ke pemerintah hanya sebatas pemeriksaan kesehatan saja. Dia tidak minta dibebaskan.

"Nggak, Kami melihat demikian karena yang kami ajukan adalah permohonan untuk beliau kontrol lanjutan karena memang sudah terjadwal dari rumah sakit. Bukan pembebasan, tidak pernah ada bagi kami sebagai penasihat hukum maupun keluarga, bersurat untuk pembebasan ustaz itu nggak ada. Sampai saat ini yang kami ketahui demikian," kata Guntur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berobat di Luar Penjara, Kaki Ba'asyir Bengkak dan Menghitam

Berobat di Luar Penjara, Kaki Ba'asyir Bengkak dan Menghitam

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 14:46 WIB

Berobat, Terpidana Terorisme Ba'asyir ke RSCM Tak Pakai Ambulans

Berobat, Terpidana Terorisme Ba'asyir ke RSCM Tak Pakai Ambulans

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 11:36 WIB

Mensos Ingin Pastikan Tak Ada Korban Terorisme Kelaparan

Mensos Ingin Pastikan Tak Ada Korban Terorisme Kelaparan

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:04 WIB

Ketika Ratusan Mantan Teroris Bertemu dengan Korbannya

Ketika Ratusan Mantan Teroris Bertemu dengan Korbannya

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 15:10 WIB

Lebih dari 2.000 Teroris Ditaklukan dalam Operasi Afrin di Suriah

Lebih dari 2.000 Teroris Ditaklukan dalam Operasi Afrin di Suriah

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 06:29 WIB

Terkini

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB