Empat Penyebar Hoaks Jaringan Muslim Cyber Army Dibekuk

Reza Gunadha

Sabtu, 03 Maret 2018 | 07:33 WIB
Empat Penyebar Hoaks Jaringan Muslim Cyber Army Dibekuk
ILUSTRASI - Direktur Cyber Crime Mabes Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran bersama petinggi Bareskrim dan Mabes Polri lainnya, menunjukkan 6 anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA) penyebar ujaran kebencian dan konten SARA yang ditangkap, di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (28/2/2018). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur membekuk empat penyebar hoaks atau kabar bohong terkait isu PKI dan penyerangan ulama di media sosial. Dua di antara tersangka merupakan jaringan The Family Muslim Cyber Army.

Wadir Reskrimsus Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Arman Asmara mengatakan, keempatnya berinisial MFA (35), warga Surabaya; ER (23) dan MI warga Malang; Su (37) warga Probolinggo; dan, MDR (40) warga Sumenep.

"Mereka ini menyebarkan hoaks secara sistematis dan diungkap pada Januari sampai Februari 2018. Ada empat, yang dari Cyber Crime Polda tiga dan dari Malang satu," kata Arman seperti diberitakan Antara, Jumat (2/3/2018) malam.

Arman menjelaskan, baru satu dari empat tersangka yang ditahan, yakni MFA yang menggunakan akun atas nama Itonk ketika melakukan penyebaran hoaks berlatar SARA.

“Ini merupakan afiliasi dari MCA. Empat orang ini berbeda jaringan. Yang MFA asal Surabaya, punya jaringan dengan MCA, sudah kami lakukan penahanan," tuturnya.

MFA, membuat dua akun untuk menyebar SARA berupa provokasi mengenai "PKI dibakar di Lubang Buaya, kecebong kita congkel matanya" dan "penyerangan cebong, gila antek PKI mulai merambah pondok pesantren".

"Yang kedua menyebarkan hoaks dari Kota Malang. Kontennya SARA sementara masih dalam pendalaman. Seperti 'PKI telah datang dan menyerang para ulama’. Setelah diselediki di lapangan semuanya adalah berita hoaks," ujarnya.

Dia menegaskan, semua tersangka tidak saling mengenal. Dalam modusnya, mereka membuat jaringan akun yang berbeda dengan tujuan provokasi terhadap berita.

"Modus yang dipakai semuanya adalah PKI akan menyerang ulama. Semuanya adalah hoaks. Semuanya masih pendalaman. Facebook disalin tautannya lalu disebar di komunitasnya di whatsApp. Komunitas itu sudah lama," tuturnya.

baca juga

Atas perbuatannya MFA dijerat dua Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 pasal 14 dan 15 dan Undang-Undang ITE No 19 Tahun 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Fitnah Prabowo, Pengacara Laporkan Akun @Beritatemanpintar

Diduga Fitnah Prabowo, Pengacara Laporkan Akun @Beritatemanpintar

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 18:11 WIB

Pakar Bongkar Penyebab Munculnya The Family MCA

Pakar Bongkar Penyebab Munculnya The Family MCA

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 07:16 WIB

Soal MCA, Mahfud MD: Setiap Pembuat Hoaks Harus Ditangkap

Soal MCA, Mahfud MD: Setiap Pembuat Hoaks Harus Ditangkap

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 01:00 WIB

Siapa Penyandang Dana Si Penyebar Hoax Muslim Cyber Army?

Siapa Penyandang Dana Si Penyebar Hoax Muslim Cyber Army?

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 18:07 WIB

Fadli Zon Khawatir Penangkapan Muslim Cyber Army Ancam Demokrasi

Fadli Zon Khawatir Penangkapan Muslim Cyber Army Ancam Demokrasi

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 15:03 WIB

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×