Aksi Perempuan Internasional, FPR Tuntut Lindungi Buruh Migran

Reza Gunadha | Lili Handayani | Suara.com

Kamis, 08 Maret 2018 | 15:21 WIB
Aksi Perempuan Internasional, FPR Tuntut Lindungi Buruh Migran
Massa dari berbagai organisasi massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR), menggelar pembukaan aksi peringatan Hari Perempuan Internasional, di halaman pintu barat kawasan Tugu Monas, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018). [Suara.com/Lily Handayani]

Suara.com - Massa dari berbagai organisasi massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR), menggelar pembukaan aksi peringatan Hari Perempuan Internasional, di halaman pintu barat kawasan Tugu Monas, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018).

Dalam orasinya, massa menuntut pemerintah menjamin kesejahteraan dan kemerdekaan kaum perempuan  serta kelompok marginal.

Selain berorasi, massa yang mayoritas perempuan kompak menyajikan “Tari Pembebasan” selama 20 menit.

Aksi damai tersebut dijaga ratusan aparat keamanan. Kawat berduri juga dibentangkan. Sementara dua mobil meriam air disiagakan.

Dalam aksinya, FPR mengajukan lima tutuntan. Pertama, mendesak pemerintah segera meratifikasi Konvensi ILO no.189/2011 mengenai kerja layak untuk pekerja rumah tangga.

Kedua, menuntut pemerintah segera menyusun peraturan pelaksana UU No 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, yang berprinsip pada penghormatan dan pemenuhah hak-hal pekerja migran dengan mekanisme yang terbuka, transparan dan melibatkan masyarakat penuh.

Ketiga, menuntut pemerintah untuk membuat kerjasama atau perjanjian bilateral maupun multilateral.

Keempat, hapus semua biaya penempatan pekerja migran indonesia diluar negeri

Kelima, menuntaskan penyelesaian kasus-kasus pekerja indonesia.

FPR merupakan gabungan dari sejumlah ormas berhaluan demokrasi nasional seperti Aliansi Gerakan Reforma Agrari (AGRA), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Pemuda Baru Indonesia (Pembaru), Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), LMND, dan sejumlah organisasi lainnya.

Aksi FPR ini, nantinya akan bergabung dengan massa aksi dari Parade Perempuan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mogok Kerja, Perempuan Spanyol: Tanpa Kami Dunia Akan Berhenti!

Mogok Kerja, Perempuan Spanyol: Tanpa Kami Dunia Akan Berhenti!

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 13:13 WIB

Koalisi Perempuan Berdemo di DPR Sampai Istana Negara Hari Ini

Koalisi Perempuan Berdemo di DPR Sampai Istana Negara Hari Ini

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 10:57 WIB

Google Doodle Rayakan Hari Perempuan Internasional 2018

Google Doodle Rayakan Hari Perempuan Internasional 2018

Lifestyle | Kamis, 08 Maret 2018 | 09:34 WIB

Jakarta Punya Wisata Halal Setelah Pilpres 2019, Ini Lokasinya

Jakarta Punya Wisata Halal Setelah Pilpres 2019, Ini Lokasinya

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 13:07 WIB

FBLP: Perempuan Buruh Dimiskinkan Melalui Kebijakan Upah Murah

FBLP: Perempuan Buruh Dimiskinkan Melalui Kebijakan Upah Murah

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 16:38 WIB

Terkini

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB